TNI AU-AU Spanyol Sepakati SMEE untuk Pengoperasian dan Pemeliharaan Pesawat A400M

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Spanyol (Spanish Air and Space Force/SASF) sepakat untuk meningkatkan kerja sama pertahanan, salah satunya dalam hal pengoperasian serta pemeliharaan pesawat A400M.
Hal tersebut disepakati saat Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono melakukan kunjungan kehormatan (courtesy call) kepada pemimpin tertinggi Angkatan Udara Spanyol, General Francisco Braco Carbó di Madrid, Spanyol, Jumat (24/10).
Baca Juga: TNI AD Ajarkan Generasi Muda Beri Pertolongan Pertama untuk Korban Bencana
Nantinya, kerja sama tersebut akan digelar melalui Subject Matter Expert Exchange (SMEE) yang merupakan sarana bagi para ahli dari kedua angkatan udara untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta keahlian teknis yang bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas dan profesionalisme.
Indonesia akan menjadi negara operator pesawat berat angkut militer A400M, di mana unit pertamanya akan tiba di Indonesia pada November 2025. Pesawat tersebut nantinya akan dioperasikan oleh Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Sabtu (25/10) menjelaskan, selain untuk pesawat A400M, SMEE juga akan digelar untuk pesawat CN-295, di mana TNI AU dan SASF sama-sama mengoperasikan jenis pesawat angkut tersebut.
Sektor lainnya yang akan menjadi fokus pengembangan kerja sama yakni Air Staff Talks serta pelatihan bersama antara tim aerobatik TNI AU yaitu Pegasus asal Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma, Subang dengan Patrulla Aspa milik SASF, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan personel.
Baca Juga: Zeni TNI AD Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Teknologi Militer di Rusia
General Braco menyambut baik hal-hal tersebut dan menekankan kerja sama pertahanan, khususnya di antara kedua angkatan udara, merupakan kunci bagi stabilitas serta perdamaian di tengah dinamika geopolitik global.
Mengakhiri pertemuan bilateral itu, Marsekal Tonny mengundang General Braco untuk berkunjung ke Indonesia sebagai upaya memperkuat hubungan baik yang telah terjalin di antara kedua angkatan udara. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































