TNI AU Asah Kemampuan Navigasi Malam Penerbang lewat Uji Fungsi dan Penggunaan NVG

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus mengasah kemampuan para penerbangnya dalam melakukan operasi dan navigasi malam, salah satunya melalui uji fungsi sekaligus latihan penggunaan Night Vision Goggles (NVG).
Kegiatan yang sama juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus memantapkan kesiapan operasi udara sejumlah skadron pada malam hari.
Baca Juga: Lanud Raden Sadjad Dukung Ketahanan Pangan Nasional melalui Pengelolaan RSA Farm
NVG merupakan kacamata khusus yang memungkinkan para penerbang melihat dalam kondisi gelap atau cahaya sangat minim dengan cara memperkuat cahaya yang ada atau menggunakan teknologi inframerah.

“NVG terbukti memberikan visibilitas yang jelas dan detail, sehingga memudahkan penerbang dalam mengidentifikasi objek secara akurat meskipun dalam kondisi minim cahaya,” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya dikutip Selasa (7/10).
Baca Juga: Gelar Lokakarya SAR dan Survival, Kapuslaiklambangjaau: Jangan Biarkan Ilmu Berhenti
Uji fungsi dan latihan NVG digelar di Lanud Atang Sendjaja, Bogor pada 30 September hingga 1 Oktober 2025. Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah personel dari Skadron Udara 6 dan 8 Lanud Atang Sendjaja, Skadron Udara 2 dan 31 Lanud Halim Perdanakusuma, serta Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin.
“Seluruh peserta, baik penerbang pesawat angkut maupun helikopter, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengoperasian peralatan, sekaligus mampu beradaptasi dengan perubahan visual serta persepsi ruang yang ditimbulkan oleh penggunaan NVG,” jelas Dispenau. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































