HANKAM

TNI AU Ajukan 14 Satker Untuk WBK dan WBBM, Salah Satunya Dispenau

TNI AU Ajukan 14 Satker Untuk WBK dan WBBM, Salah Satunya Dispenau
(Dok Dispenau)

Jakarta, IDM - Sebanyak 14 Satuan Kerja (Satker) TNI AU diajukan sebagai kandidat pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), menjalani pemeriksaan internal oleh Inspektorat Jenderal TNI AU (Itjenau), Minggu (1/5).

Tim penilai internal ltjenau dipimpin oleh Sesitjenau Marsma TNI Nur Cahyo Aloysius melakukan penilaian kepada satker-satker yang menjadi kandidat pembangunan ZI TNI AU. Penilaian tersebut terdiri dari tiga untuk predikat WBBM, yakni Dispenau, RSAU Esnawan Antariksa Jakarta dan Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta.

Sedangkan yang diajukan sebagai WBK adalah 11 kandidat, yakni Seskoau, RSAU Salamun Bandung, Dislitbangau, Depohar 70, Wingdiktek, Pusbekmatau, Lanud Adisutjipto Yogyakarta, RSPAU dr. Hardjolukito Yogyakarta, Lanud Iswahyudi Madiun, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru dan Lanud Sultan Hasanudin Makassar.

Saat menerima tim penilaian ltjenau di rupat Dispenau, Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan ucapan terima kasih telah percaya dan menjadikan Dispenau sebagai salah satu Satker kandidat WBBM.

Harapan dari Indan perihal penilaian internal oleh ltjenau menjadi gambaran awal kondisi riil sebelum penilaian dari eksternal dari tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Kami berharap dari penilaian internal, dapat diketahui kondisi riil Dispenau dan dapat kembali berprestasi lolos meraih predikat WBBM," ujar Indan dikutip dari keterangan resmi, Rabu (4/5).

Tim penilai juga melakukan pendalaman dan penilaian di Satker-Satker kandidat WBBM dan WBK yang meliputi 6 area, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. (BFM)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.