HANKAM

TNI AL Tinjau Pembangunan Kapal OPV 3 dan KCR 60 di Batam

pejabat TNI AL.
Sebanyak tujuh pejabat TNI AL meninjau progres pembangunan kapal OPV 3 meter dan KCR 60 meter di sejumlah galangan kapal nasional di Batam, Senin (21/7). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – TNI AL meninjau progres pembangunan dua alutsista matra laut di sejumlah industri galangan kapal nasional wilayah Batam, Senin (21/7).

Sebanyak tujuh pejabat TNI AL hadir dalam peninjauan tersebut, di antaranya Inspektur Jenderal Angkatan Laut (Irjenal); Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog KSAL); Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal); Kepala Dinas Kelaikan dan Material Angkatan Laut (Kadislaikmatal).

Baca Juga: TNI Bersenjata Lengkap Kawal Penyerahan Dana Kampung dan Sembako di Kabupaten Puncak

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan para pejabat TNI AL meninjau tiga galangan kapal di Batam, seperti PT Vista Maritim Indonesia untuk uji fungsi perahu cepat RBB.

Sementara kunjungan ke PT Batamec Shipyard meninjau progres pembangunan kapal patroli lepas pantai atau offshore patrol vessels (OPV) 3 meter dan PT Palindo Marine untuk kapal cepat rudal (KCR) 60 meter.

"Tujuan utama dari kegiatan ini untuk uji fungsi kapal RBB 12 meter serta menerima paparan pembangunan OPV 3 meter dan KCR 60 meter sebagai penguatan alutsista matra laut secara berkelanjutan," jelas Tunggul dalam keterangannya, dikutip Selasa (22/7).

Baca Juga: 30 Perwira TNI AU Ikuti Basic Investigator Workshop 2025

Tunggul mengatakan, kunjungan tersebut lebih dari sekadar peninjauan teknis, tapi juga menjadi wujud nyata komitmen TNI AL mendorong kolaborasi strategis dengan industri dalam negeri, untum mewujudkan kemandirian nasional di bidang pertahanan laut.

"Kunjungan kali ini tentunya memiliki keterkaitan langsung dengan tugas pokok TNI AL, khususnya dalam membangun kekuatan laut yang tangguh dan berdaya saing," kata Tunggul. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.