TNI AL Temukan Jenazah Kopilot Helikopter Polri di Perairan Belitung

Jakarta, IDM - TNI AL berhasil menemukan kembali jenazah korban kru helikopter BO-195 milik Polri yang jatuh di Perairan Belitung Timur, Selasa (29/11). Jenazah teridentifikasi sebagai kopilot helikopter atas nama Briptu Moch Lasminto.
Komandan Pangkalan TNI-AL (Danlanal) Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Dadan Hamdani mengungkapkan, petugas menemukan Briptu Lasminto pada pukul 09.45. Pencarian terus berlanjut, lantaran ada dua kru helikopter yang belum ditemukan.
"Secara keseluruhan, tim SAR gabungan telah menemukan dua jenazah korban. Sebelumnya, kami mendapati jenazah kru helikopter atas nama Bripda Khoirul Anam," ujar Dadan dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (30/11).

Sejak helikopter jenis BO-105 yang beroperasi di bawah kendali Baharkam Polri itu hilang kontak dan dinyatakan jatuh, TNI-AL mengirim tim untuk membantu pencarian. "TNI-AL juga menurunkan tiga KRI dan 12 penyelam untuk membantu pencarian," kata Dadan. Tak hanya itu, TNI AL berencana menambah kekuatan dengan mengirim KRI Spica-934 dan KRI Pulau Rangsang-727.
Baca: KSAL Pimpin Sertijab Dandenma Mabesal
Pencarian terhadap penumpang helikopter milik Polri yang dilakukan TNI AL sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, agar segera memberikan bantuan terhadap segala kesulitan dengan mengoptimalkan semua potensi dan kemampuan yang dimilki. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































