TNI AL Tawarkan Malaysia Kursus Hidrografi hingga Pelatihan Pasukan Khusus

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan Panglima Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) Laksamana Tan Sri Abdul Rahman bin Ayob di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Senin (22/7).
Pada pertemuan tersebut, Ali membahas sejumlah hal terkait kerja sama antarkedua angkatan laut, salah satunya dengan menawarkan tiga kursus yang dapat diikuti oleh para prajurit dari Tentera Laut Diraja Malaysia.
Ketiga kursus tersebut ialah hidrografi Cat-B, kurus intensif bahasa Indonesia (KIBINA), peperangan hutan untuk pasukan khusus angkatan laut (commando jungle course for special force) serta terjun bebas (free fall) di Surabaya.
Baca Juga: Tidak Lagi di Akmil, Perwira Karier Bakal Tempuh Pendidikan di Serpong
"TNI AL dan Tentera Laut Diraja Malaysia sepakat saling mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) secara bilateral dalam bentuk operasi, latihan, dan pendidikan," ungkap Kadispenal I Made Wira Hady Arsanta dalam keterangannya.
Selain itu, Wira juga mengungkapkan TNI AL berkeinginan untuk tetap melanjutkan program pendidikan lainnya dengan Malaysia, di antaranya pendidikan komando dan kursus staf angkatan (Malaysian command and staff course) dan kursus perang utama untuk perwira (principal warfare officer course).
"Kemudian, pendidikan spesialisasi untuk perwira (nav officer course) serta kursus navigasi perwira (navigation officer course) di KD Sultan Idris I maupun kursus demolisi untuk pasukan khusus angkatan laut di KD Panglima Garang," ungkapnya.
Baca Juga: KRI Teluk Lada-521 Bantu Pencarian Kapal Pengangkut BTS Kemenkominfo
Tidak hanya membahas kerja sama bidang pendidikan dan kursus, Ali juga mengundang pihak Tentera Laut Diraja Malaysia untuk berpartisipasi dalam kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK ke-5), International Fleet Review (IFR), International Maritime Security Symposium (IMSS) ke-6 di Bali pada 15-22 Februari 2025 mendatang.
"TNI AL turut mengundang Malaysia untuk berpartisipasi pada kegiatan Asean Plus Cadet Sail 2024 Seminar and Sail Onboard KRI Bimasuci pada Agustus 2024," papar Wira. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































