TNI AL Tambah Kapten Pilot Helikopter Panther, Lahir dari Biak Papua

Jakarta, IDM – TNI AL menambah satu kapten pilot helikopter Panther AS565 MBe dari ujung timur Indonesia. Wing Udara 3 Puspenerbal resmi mengukuhkan Kapten Laut (P) Ahmad Fahmi Ali Akbar sebagai kapten pilot Panther pascamenuntaskan seluruh tahapan pelatihan kepemimpinan penerbangan.
Pengukuhan dipimpin Komandan Wing Udara 3, Kolonel Laut (P) Ahmad Novam Hajaruman, dalam tradisi terbang angkatan laut (fly navy) yang digelar di landas hubung Sorido, belakang Markas Wing Udara 3 Puspenerbal di Biak, Papua, Selasa (18/11).
Dengan lahirnya kapten pilot baru ini, Wing Udara 3 kembali mencatat sejarah pembinaan penerbang secara mandiri di Biak, tanpa perlu mengirimkan siswa ke satuan lain.
Baca Juga: Penguatan Keamanan Maritim dan Modernisasi Pertahanan jadi Poin Penting Pertemuan 2+2 di Jepang
Fahmi menjalani pelatihan kepemimpinan (captaincy training) penerbangan selama sekitar satu bulan untuk bekal penugasan sebagai kapten pilot helikopter Panther.
"Materi mencakup prosedur terbang normal, penanganan kondisi darurat, terbang malam, hingga latihan mobilitas udara, dukungan udara, dan evakuasi medis udara," jelas Novam, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal.

Seluruh proses dilakukan di bawah bimbingan instruktur Kapten Laut (P) Riffan Ringga, mulai dari pelajaran dasar hingga pemeriksaan akhir sebelum dinyatakan layak menjadi kapten pilot helikopter Panther.
Baca Juga: Destroyer Jepang JS Harusame Tiba di Jakarta, Ini Misinya di Indo-Pasifik
Novam menyampaikan apresiasi atas dedikasi Fahmi hingga memenuhi seluruh kualifikasi sebagai kapten pilot. Penambahan kapten pilot helikopter Panther ini disebut akan memperkuat kesiapan operasional Wing Udara 3 dalam mendukung operasi maupun latihan penerbangan TNI AL.
"Keberanian seorang pilot dibutuhkan untuk terbang, tetapi kebijaksanaan seorang kapten dibutuhkan untuk kembali dengan selamat," kata Novam.
"Terbanglah dengan gagah berani, pimpin dengan bijaksana, dan kembalilah dengan penuh kemenangan," tutupnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































