TNI AL Susun Rencana Operasi Komprehensif 2026, Fokus Dukung Kebijakan Pemerintah

Jakarta, IDM – TNI AL menyusun rencana operasi 2026 secara komprehensif, yang difokuskan untuk mendukung kebijakan pemerintah serta merespons dinamika strategis yang berkembang cepat.
Penyusunan rencana tersebut dilakukan dalam rapat evaluasi operasi, latihan, dan diplomasi TNI AL tahun aggaran 2025 yang diselenggarakan oleh staf operasi angkatan laut (Sopsal) pada 15–17 Desember.
Dalam rapat itu, Sopsal memaparkan arah rencana operasi 2026 yang menekankan peningkatan keterpaduan sistemik, efektivitas, dan efisiensi untuk memastikan kesiapan komando utama TNI AL dalam melaksanakan gelar operasi pada tahun mendatang.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pascabencana, TNI AD Bangun Sumur Bor di Aceh
Evaluasi terhadap pelaksanaan operasi selama 2025 menjadi acuan utama dalam penyusunan rencana tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan TNI AL mampu mengoptimalkan sumber daya yang ada sehingga pelaksanaan operasi tetap berjalan selaras dengan kebijakan nasional.
Sopsal berharap rapat kerja ini dapat menjadi forum kunci untuk menyelaraskan program, meningkatkan kualitas perencanaan, serta memperkuat kesiapan unsur-unsur operasi TNI AL.
Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda Yayan Sofian, menekankan pentingnya loyalitas dan keseimbangan dalam pelaksanaan tugas sebagai fondasi keberhasilan operasi ke depan.
“Loyalitas kepada pimpinan dan tugas harus menjadi modal utama dalam berkarya. Keseimbangan antara pikiran, perasaan, hubungan, dan spiritualitas akan membentuk prajurit yang tenang dan terarah dalam menghadapi dinamika penugasan,” ujar Yayan, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (17/12).
Rangkaian rapat evaluasi ini menegaskan komitmen TNI AL untuk terus mengoptimalkan perencanaan dan pelaksanaan operasi secara terpadu demi mendukung kebijakan pemerintah serta menjaga keamanan maritim nasional. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































