TNI AL Sisir Titik Karhutla di Kalimantan hingga Riau

Jakarta, IDM – Prajurit TNI AL terjun menyisir titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, hingga Riau, Minggu (23/8). Tim gabungan memfokuskan penanganan pada penyekatan api dan pendinginan area terdampak guna mencegah kebakaran meluas.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menyampaikan, pangkalan dan pos jajaran TNI AL di daerah turun langsung membantu pemerintah daerah dan masyarakat menanggulangi karhutla.
Baca Juga: Kemhan: Menhan Sjafrie Beri Arahan agar Seragam Kadet Unhan Bisa Akomodasi Penggunaan Hijab

"Sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, prajurit TNI AL harus senantiasa hadir membantu masyarakat serta mengoptimalkan kerja sama dengan aparat terkait dalam menangani kebakaran lahan di daerah," kata Tunggul dalam keterangannya, dikutip Senin (24/8).
Di Kalimantan Barat, personel Posal Sungai Kakap membasahi lahan gambut seluas 1,5 hektare di Dusun Kenanga, Desa Punggur Kecil, Kubu Raya, usai asap tebal mengepul dari dalam tanah. Sementara di Kabupaten Ketapang, prajurit Lanal Ketapang menyekat kobaran api tanah gambut di Desa Pelang akibat pembakaran lahan pribadi yang merembet hingga menghanguskan satu unit sepeda motor warga, serta memadamkan kebakaran lahan di samping SMKN 1 Kendawangan agar tidak menjalar ke bangunan sekolah.
Baca Juga: TNI AL dan Malaysia Rancang Patroli Bersama Selat Malaka untuk 2027

Bergeser ke Kalimantan Tengah, personel TNI AL menyiram lahan gambut Desa Pasir Panjang, Kotawaringin Barat, yang mencakup area perbatasan Jalan Pasir Panjang–Kumpai Batu Atas seluas 20 hektare dan area Pialun 1 seluas 3 hektare. Petugas melakukan pendinginan intensif menyusul pantauan 26 titik panas di wilayah tersebut, yakni 21 titik di Kecamatan Arut Selatan dan 5 titik di Kecamatan Kumai.
Sementara di Riau, prajurit Pos Babinpotmar Pulau Kijang Lanal Dumai menuntaskan pemadaman selama tiga hari di perkebunan kelapa warga Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Indragiri Hilir, yang menghanguskan dua hektare lahan kering.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































