HANKAM

TNI AL Siapkan Strategi 3 Tahun Swasembada Kedelai

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali meninjau UMKM yang memproduksi hasil komoditas kedelai di wilayah utara Lampung, Rabu (29/10). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL menyiapkan strategi jangka menengah selama tiga tahun ke depan untuk mewujudkan swasembada kedelai nasional. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen TNI AL mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menjelaskan, TNI AL telah menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk mendukung program swasembada pangan komoditas kacang kedelai sampai dengan tiga tahun ke depan.

Baca Juga: Tingkatkan Kesiapsiagaan, Lanud Sulaiman Gelar Latihan Penanggulangan Kecelakaan Pesawat

“Strategi yang diterapkan meliputi penyiapan sarana produksi dengan menyediakan bibit unggul kedelai, penggunaan pupuk organik agar tanaman tumbuh subur, serta pendampingan petani dalam proses budidayanya,” jelas Ali, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (29/10).

Selain itu, TNI AL juga menyiapkan strategi optimalisasi lahan dan penerapan sistem pasca panen yang efisien untuk menjaga kualitas hasil panen. “Harapannya, hasil panen nantinya dapat disalurkan ke pasar domestik guna memenuhi kebutuhan pangan nasional,” lanjut Ali.

Baca Juga: Koopsudnas Terima Kunjungan Delegasi Sesko Angkatan Udara Jepang, Diskusi OMSP hingga Tantangan Keamanan

Ia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari peran TNI AL dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan kemandirian bangsa melalui sektor pertanian. Program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani, menstabilkan harga kedelai, serta mengurangi ketergantungan impor.

Pada hari ini, TNI AL berhasil memanen sekitar 120 ton kedelai di Kompleks Pemukiman Angkatan Laut, Lampung. Dari lahan seluas 30 hektar yang terbagi dalam enam sektor, varietas kedelai Garuda Merah Putih yang dikembangkan TNI AL menunjukkan hasil produktif dan menjadi dasar penguatan program swasembada kedelai ke depan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.