TNI AL Siapkan Sistem Komando Maritim Berbasis Satelit VSAT

Jakarta, IDM – TNI AL mulai mengakselerasi transformasi digital sistem komando dan kendali maritim berbasis satelit melalui pemanfaatan teknologi Very Small Aperture Terminal (VSAT). Langkah ini ditandai dengan pelatihan teknis teknologi informasi dan komunikasi VSAT di Jakarta, Selasa (14/10).
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Komandan Komando Latihan Koarmada RI Laksamana Pertama Musleh Yadi, didampingi Plt. Direktur Sumber Daya dan Administrasi Bakti Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) Sudarmanto.
Baca Juga: Mutasi Strategis TNI Oktober 2025, Kolonel Rico Ditunjuk Jadi Karo Infohan Kementerian Pertahanan
Musleh menjelaskan, pelatihan teknis ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis kepada personel TNI AL yang bertugas di pangkalan maupun di kapal perang (KRI) terkait teknologi komunikasi VSAT.
“Pelatihan ini sebagai wujud kerja sama dengan Komdigi untuk saling memanfaatkan sarana yang tersedia demi peningkatan kualitas sumber daya manusia TNI AL,” jelasnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (15/10).
Kegiatan diikuti 100 peserta, terdiri dari 50 peserta tatap muka yang berasal dari sejumlah komando utama (Kotama), satuan, dan KRI yang berada di wilayah Jakarta, serta 50 peserta bergabung secara virtual dari pangkalan (Lanal) dan Posal jajaran TNI AL di seluruh Indonesia.
Baca Juga: 33 Perwira Muda Lintas Negara Kumpul di Surabaya, TNI AL Gelar Forum Maritim Indo-Pasifik
Materi pelatihan mencakup penjelasan soal satelit dan komunikasinya, gambaran umum satelit satria dan keamanan siber, hingga pengoperasian dan pemeliharaan VSAT beserta penanganan gangguan.
“Pelatihan ini wujud nyata sinergi TNI AL dan Bakti Komdigi dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pertahanan laut, khususnya memperkuat sistem komunikasi berbasis satelit yang andal dan aman untuk mendukung operasi maritim di seluruh wilayah perairan Indonesia,” ujar Musleh. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































