HANKAM

TNI AL Siapkan KRI Angkut Pemudik Nataru 2024/2025 secara Gratis

Ilustrasi kapal perang amfibi (LPD)
Ilustrasi kapal perang amfibi (LPD), KRI Banjarmasin-592 sebagai salah satu armada dari jajaran Kolinlamil. (Foto: IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – TNI AL akan menyiapkan sejumlah kapal (KRI) untuk membantu mengangkut pemudik saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, mengungkapkan unsur-unsur KRI yang dipersiapkan terdiri dari jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

"Untuk keterlibatan KRI mengangkut pemudik dan (penumpang) yang liburan Nataru, kami siapkan dari Kolinlamil ada beberapa kapal," ungkap Ali kepada awak media, usai serah terima KRI Hampala-880 dan KRI Lumba-Lumba-881, di Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (17/12).

Baca Juga: KSAL: Butuh Banyak Pembangunan Kapal Patroli Cepat dari Galangan Lokal

Selain dari Kolinlamil, Ali menyebutkan satuan-satuan TNI AL yang tersebar di beberapa daerah, terutama di pulau terluar juga menyiapkan unsur kapal kecil untuk membantu akses masyarakat yang ingin mudik atau memudahkan mobilitas ke wilayah yang sulit dijangkau.

"Kemudian, (TNI AL menyiapkan) kapal-kapal kecil juga di daerah-daerah yang sulit dijangkau, terutama di pulau-pulau terluar juga kami libatkan kapal-kapal yang bisa mengangkut (masyarakat). Ini akan diangkut secara gratis," tambahnya.

Titik Pengamanan TNI AL untuk Nataru 2024/2025

Ali juga mengungkapkan, TNI AL akan melibatkan para prajuritnya dalam pengamanan libur Nataru 2024/2025 di sejumlah wilayah perairan dan pelabuhan di Indonesia.

"Jadi, ada beberapa yang menjaga di pelabuhan dan kapal-kapal menjaga lalu lintas pelayaran, terutama untuk hilir mudik dari yang melaksanakan liburan Natal dan Tahun Baru," ungkap Ali.

Baca Juga: Upaya Percepatan Pembangunan Kesejahteraan, Satgas Yonif 6 Marinir Bagikan Sembako di Yahukimo

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Hariyanto menyampaikan Markas Besar (Mabes) TNI mengerahkan total 79.247 prajurit dari tiga matra untuk pengamanan selama Nataru 2024/2025.

"TNI menurunkan puluhan ribu personel di seluruh Indonesia dari matra darat, laut, dan udara, sesuai kebutuhan masing-masing wilayah, yang jumlah keseluruhan sebanyak 79.247 personel, terdiri atas 56.511 prajurit TNI AD, 19.793 prajurit TNI AL, dan 2.943 prajurit TNI AU," kata Hariyanto, di Jakarta, Senin (16/12).

Dia melanjutkan area-area pengamanan yang menjadi prioritas di antaranya mencakup jalur-jalur transportasi, termasuk pelabuhan, bandar udara, stasiun kereta api, dan jalan raya. Kemudian, tempat-tempat wisata yang menjadi pusat keramaian selama hari libur Nataru 2024/2025.

Prajurit TNI yang terlibat dalam tugas pengamanan turut mengantisipasi adanya ancaman terorisme ataupun gangguan keamanan lainnya. Oleh karena itu, TNI berkoordinasi dengan Polri, kementerian dan lembaga terkait serta pemerintah daerah dalam memetakan potensi ancaman selama perayaan Nataru 2024/2025 di berbagai daerah Indonesia.

Baca Juga: TNI AD Aktifkan Lahan Tidur Seluas 43 Hektare, KSAD: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

"Langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk gangguan cuaca ekstrem atau bencana alam yang sering terjadi pada akhir tahun," ujar Hariyanto.

Dia juga meminta masyarakat untuk ikut aktif menjaga ketertiban dan mengedepankan semangat toleransi antarumat beragama.

"Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat keamanan terdekat, jadikan setiap wilayah selalu tertib aman dan damai," imbau Hariyanto. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.