HANKAM

TNI AL Serahkan 7 Perahu Nelayan Di Lampung

TNI AL Serahkan 7 Perahu Nelayan Di Lampung
Photo. Dok: DispenAL

Lampung, IDM - TNI Angkatan Laut dalam hal ini Dinas Pembinaan Potensi Maritim (Dispotmar) menyerahkan bantuan berupa 7 unit perahu nelayan dan 1 unit bagan congkreng penangkap ikan. Penyerahan dipimpin langsung Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim (Kadispotmar) Brigjen TNI (Mar) Nuri Andrianis Djatmika, kepada perkumpulan mayarakat nelayan Sakai Sembayan desa Kunjir di Rajabasa, Lampung Selatan, Selasa (22/12).

Kegiatan bantuan ini merupakan kerja sama Dispotmar dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV-Indosiar dalam rangka membantu program pemerintah, khususnya bagi masyarakat nelayan yang terkena dampak Tsunami dalam meningkatkan kesejahteraannya. Bantuan ini sebagai wujud kepedulian TNI Angkatan Laut kepada masyarakat pesisir sebagai bentuk pembinaan langsung.

Kadispotmar menjelaskan, bahwa sesuai Undang-Undang No 34 tahun 2004 tentang TNI, pada pasal 9 huruf E disebutkan salah satu tugas TNI Angkatan Laut adalah melaksanakan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut (Dawilhanla). Implementasi Dawilhanla dilaksanakan melalui berbagai macam kegiatan Pembinaan Potensi Maritim (Binpotmar) yang meliputi tiga sasaran, yaitu pembinaan ketahanan wilayah, komunikasi sosial dan bakti TNI.

Tujuan penyerahan bantuan perahu nelayan dan bagan congkreng ini adalah untuk membantu masyarakat, khususnya para nelayan yang terkena dampak Tsunami tahun 2018 sehingga banyak nelayan yang kehilangan perahunya sebagai alat utama mencari ikan dan hasil laut lainnya.

“Kita berharap semoga bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh para nelayan untuk kembali melaut sebagai mata pencaharian utama para nelayan oleh sebagaian masyarakat di Desa Kunjir ini,” jelas Kadispotmar.

Selain itu pada kesempatan ini pihak YPP akan memberikan berbagai macam bantuan yang berkaitan dengan dunia pendidikan maupun kesehatan yang berkaitan dengan pandemi Covid-19. “Hal ini diharapkan mampu meningkatan kualitas pendidikan masyarakat Desa Kunir dan sekitarnya serta untuk mempertahankan wilayah Kunjir dan sekitarnya sebagai zona hijau sehingga tidak ada penularan Covid-19,” tambahnya.

Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bahwa keberadaan TNI AL di manapun berada harus punya nilai manfaat bagi masyarakat sekitarnnya. (wan/man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.