TNI AL Rumuskan Strategi Operasi dan Latihan di Perang Modern

Jakarta, IDM – Staf operasi TNI AL menggelar rapat di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta, Senin (21/7) untuk merumuskan strategi operasi dan latihan menghadapi era peperangan modern.
Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda Yayan Sofiyan, mengatakan kawasan Indo-Pasifik kian menjadi magnet kekuatan militer dunia.
Baca Juga: Wakil KSAU Tinjau Ketahanan Pangan dan Tekankan Etos Kepemimpinan di Setukpa
"Lalu lintas armada kapal perang dari berbagai negara besar yang melintasi perairan Indonesia, menandai tingginya tensi strategis dan kepentingan geopolitik di kawasan," ujar Yayan, dikutip dari laman TNI AL, Selasa (22/7).
Agenda penting rapat evaluasi operasi dan latihan tersebut membahas seluruh kegiatan bidang operasi, latihan, dan diplomasi TNI AL selama semester pertama 2025, sekaligus merumuskan arah kebijakan operasional dan latihan ke depan.
"Fokus utamanya adalah meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas pertahanan maritim nasional dalam menghadapi dinamika ancaman global dan regional," lanjutnya.
Baca Juga: TNI AU-PTDI Teken Kerja Sama Penggunaan Awak Pesawat untuk Perkuat Industri Strategis Nasional
Ia menambahkan, para perwira pelaut harus mampu meningkatkan intelektualitas dan profesionalitas dengan pengetahuan dan pengalaman.
"Pahami informasi, kapasitas, dan kompetensi yang mendukung tugas tugas yang diemban," kata Yayan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































