TNI AL Rilis Sinetron "Bintang Samudera", Tampilkan Sisi Humanis Prajurit Jalasena

Jakarta, IDM - TNI AL mengenalkan kehidupan prajurit yang tidak melulu 'keras' karena ganasnya gelombang laut, namun juga sebagai manusia yang memiliki rasa cinta dan romantis, lewat sinetron "Bintang Samudera" yang akan tayang di salah satu stasiun tv swasta nasional, bertepatan HUT ke-77 TNI AL.
"Sinetron "Bintang Samudera" ini mengenalkan sisi humanis prajurit TNI AL. Karakter memang dilatih sangat keras karena untuk berperang, tapi kami tetap manusia biasa yang bisa mencintai," ungkap Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Senin (29/8).
Yudo berharap, sinetron "Bintang Samudera" dapat menjadi tontonan dan tuntunan selain bagi para prajurit TNI AL, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia, khususnya untuk generasi muda agar lebih dekat mengetahui kehidupan prajurit Jalasena dan tertarik untuk bergabung menjadi personel matra laut.
Terlebih, Yudo akan meminta seluruh Komando Utama (Kotama), Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) serta seluruh keluarga besar TNI AL untuk menyaksikan bersama-sama pemutaran perdana sinetron berjudul "Bintang Samudera" yang akan ditayangkan pada 10 September 2022.
"Saya sudah perintahkan seluruh jajaran TNI AL dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Rote untuk menyaksikan pemutaran perdana Sinetron 'Bintang Samudera' pada 10 September," kata Yudo.
TNI AL melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama (PKS) dengan PT Verona Indah Picture selaku production house, di atas KRI Banda Aceh-593 yang bersandar di Dermaga Kolinlamil. Penandatanganan dilakukan Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono dan Direktur PT Verona Indah Picture. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































