HANKAM

TNI AL Matangkan Uji Doktrin Operasi Amfibi hingga Siber di Armada Jaya 2026

Direktur Latihan Laksdya TNI Achmad Achmad Wibisono
Direktur Latihan Laksdya TNI Achmad Wibisono memimpin pengarahan Armada Jaya XLIV tahun 2026 di Surabaya, Kamis (29/10). Rapat ini digelar untuk menyelaraskan taktik tempur dan uji doktrin operasi. (Foto: Dok. Dispen Kodiklatal)

Jakarta, IDM – Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) mematangkan persiapan latihan Armada Jaya 2026. Skenario tempur ini dibahas dalam rapat pengarahan yang dipimpin Laksdya TNI Achmad Wibisono di Surabaya, Kamis (29/10).

Baca Juga: TNI Sergap Komandan Batalion OPM dan Wakilnya di Sebuah Rumah, Menyerah Tanpa Perlawanan

Achmad menekankan pentingnya penyelarasan persepsi di antara para perwira tinggi dan komando utama agar kendali taktis di lapangan berjalan efektif.

"Briefing menjadi sarana penting untuk memperkuat komando dan pengendalian latihan sekaligus memastikan seluruh unsur memahami tujuan, mekanisme, serta skenario latihan yang akan dilaksanakan," ujar Achmad sebagai direktur latihan, dikutip dari keterangan Dispen Kodiklatal, Jumat (30/10).

Dalam latihan puncak matra laut ini, TNI AL menguji efektivitas sejumlah doktrin operasi secara menyeluruh. Lingkup materi mencakup penyelenggaraan bantuan tempur atau Opslagan, operasi pendaratan amfibi (Opsfib), pendaratan administrasi atau Opsratmin, pertahanan pantai (Opshantai), hingga taktik perang siber lewat Operasi Dukungan Siber (Opsduk Siber). Ragam skenario ini disiapkan untuk mengukur ketepatan prosedur pengambilan keputusan militer menghadapi dinamika ancaman modern.

Baca Juga: Dari Menembak hingga Navigasi Darat, Pangdam Cenderawasih Perkuat Kesiapan Prajurit Yonif TP 860/NSK

Rangkaian koordinasi ini menjadi landasan sebelum seluruh unsur terjun ke medan latihan sebenarnya. Evaluasi tersebut ditujukan untuk memastikan kesiapan operasional armada tempur dalam mengawal kedaulatan maritim.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.