TNI AL Maksimalkan UAV ScanEagle untuk Intelijen dan Pengawasan Laut

Jakarta, IDM – TNI AL terus mengoptimalkan pemanfaatan pesawat nirawak (UAV) ScanEagle. Upaya ini ditegaskan melalui program management review atau rapat evaluasi program yang digelar di Sidoarjo, pada 8-9 September.
Kegiatan tersebut membahas langsung penggunaan ScanEagle oleh Skuadron Udara 700 Wing Udara 2 Puspenerbal sekaligus meninjau strategi peningkatan efektivitas misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian atau intelligence, surveillance, and deconnaissance (ISR).
Hadir dalam pertemuan itu para pejabat dari Markas Besar TNI AL (Mabesal), jajaran Puspenerbal, serta perwakilan tim internasional dari Navy International Program Office (NIPO), Navair, Insitu, dan Office of Defense Cooperation (ODC).
Baca Juga: Marinir Uji Thermal Weapon Sight, Perkuat Kesiapan Tempur di Segala Medan
Wakil Komandan Skuadron Udara 700 Wing Udara 2 Puspenerbal Mayor Laut (E) Dhaesa Pramana, menyampaikan pentingnya kolaborasi semua unsur.
“Sinergi antara pembuat kebijakan, operator di lapangan, hingga tim pendukung sangat penting untuk memaksimalkan potensi ScanEagle. Melalui PMR ini kita bisa menyelaraskan visi dan misi untuk memastikan setiap penerbangan berjalan efektif dan aman,” ujarnya, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Selasa (9/9).
Sementara itu, Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, menegaskan program management review ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kesiapan operasional.
Baca Juga: Panglima TNI dan KSAD Australia Bahas Penggunaan Teknologi Canggih hingga Pengembangan Intelijen
“Kegiatan ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengevaluasi kinerja, mengidentifikasi tantangan, dan memastikan bahwa kita memiliki kesiapan operasional yang tinggi,” tegasnya.
ScanEagle merupakan UAV buatan Amerika Serikat yang memperkuat misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian TNI AL, baik dalam operasi militer selain perang (OMSP) maupun operasi militer perang (OMP).
Dengan teknologi canggih, alutsista nirawak ini memberikan fleksibilitas dan efisiensi dalam pengawasan maritim, sekaligus mendukung tugas menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































