HANKAM

TNI AL Kirim Awak KRI Prabu Siliwangi ke Italia Oktober 2025

Muhammad Ali dan Sjafrie Sjamsoeddin
KSAL Laksamana Muhammad Ali mendampingi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin saat penyambutan KRI Brawijaya-320 di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (8/9). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL akan mengirim kru ke Italia pada Oktober 2025 untuk memulai pelatihan pengoperasian fregat terbaru, KRI Prabu Siliwangi-321.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menegaskan, pengiriman awak ini menjadi tahapan awal sebelum kapal resmi diserahterimakan (delivery).

Baca Juga: 13 Jabatan Strategis di Kodam Merdeka Dirombak, Ada yang Pegang Jabatan di Kodam Baru

“Untuk KRI Prabu Siliwangi, Oktober sudah mulai pengiriman kru ke Italia,” ujarnya di Jakarta, Senin (8/9).

Setelah proses itu, Ali mengungkapkan serah terima KRI Prabu Siliwangi-321 dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2025. Kapal tersebut siperkirakan sudah tiba di Indonesia dan siap memperkuat jajaran armada pada awal Januari 2026.

Penyambutan 'Sistership' KRI Brawijaya-320

Hari ini, TNI AL baru saja menyambut kedatangan 'sistership' dari KRI Prabu Siliwangi, yakni KRI Brawijaya-320 di dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta. Kapal perang buatan galangan Fincantieri, Italia, itu diklaim sebagai salah satu fregat paling modern dan terbesar di Asia Tenggara.

Baca Juga: 601 Siswa Secaba Dilantik Jadi Prajurit TNI AD, Pangkatnya Serda

KRI Brawijaya-320 hadir dengan sistem persenjataan canggih, mulai dari meriam utama kaliber 127 mm yang menjadi meriam terbesar milik TNI AL saat ini hingga rudal permukaan-ke-udara, torpedo, sistem peperangan elektronik, dan close-in weapon system. Kapal ini juga memiliki geladak helikopter yang memperkuat kemampuannya sebagai kapal tempur multifungsi.

Kehadiran KRI Brawijaya-320 menjadi simbol modernisasi armada TNI AL sekaligus bukti peningkatan kerja sama strategis dengan Italia. Kapal ini digadang-gadang akan menjadi salah satu unsur utama dalam parade laut peringatan HUT ke-80 TNI, pada 5 Oktober 2025 mendatang. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.