HANKAM

TNI AL Kirim 8 Personel ke Singapura, Gabung Latihan Multilateral SEACAT 2026

Delegasi TNI AL
Delegasi TNI AL berdiskusi saat menghadiri forum operasi maritim di Singapura, Senin (3/8). Pertemuan ini merupakan rangkaian dari latihan multilateral SEACAT 2026. (Foto: Dok. Koarmada RI)

Jakarta, IDM – TNI AL mengutus delapan personel ke Singapura, Senin (3/8), untuk mengikuti latihan multilateral Southeast Asia Cooperation and Training (SEACAT) 2026. Kepala Pusat Komando dan Pengendalian (Kapuskodal) Koarmada RI Kolonel Laut (P) Asep Muslim Sugiantoro memimpin langsung delegasi Indonesia.

Latihan besutan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) ini mengumpulkan perwira militer dari 16 negara Indo-Pasifik. Para peserta menggelar konferensi perencanaan masa depan (FPC) serta forum operasi maritim (MAROPS) untuk memetakan situasi keamanan laut kawasan.

Baca Juga: Bakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan jadi Rangkaian Latihan Terintegrasi TNI 2026

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul menegaskan, pengiriman tim ini bertujuan untuk mengasah keahlian prajurit di level internasional.

"Partisipasi aktif TNI AL dalam latihan internasional ini sejalan dengan arahan KSAL Laksamana Muhammad Ali agar prajurit terus meningkatkan profesionalisme dan memperkuat kerja sama dengan negara sahabat," kata Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (6/8).

Tunggul menyebut pertemuan di Singapura ini fokus pada koordinasi taktis dan pembaruan data intelijen antarnegara mitra.

Baca Juga: Latihan Terintegrasi Kebumen: TNI AD Operasikan Meriam 76mm dan ASTROS

"Forum ini menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan kerja sama, mempercepat pertukaran informasi, serta menyamakan langkah dalam menghadapi tantangan keamanan laut kawasan," terang Tunggul.

SEACAT sendiri pertama kali bergulir pada 2002 dan TNI AL rutin terlibat sejak edisi perdana. Pada gelaran ke-25 tahun ini, materi latihan menyoroti penanganan ancaman modern seperti penyelundupan barang haram, pelanggaran kedaulatan wilayah laut, hingga simulasi menghalau serangan pesawat tanpa awak atau drone (unmanned systems).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.