HANKAM

TNI AL Kerja Sama dengan Pemda untuk Anggaran Makan Bergizi Gratis

KSAL
KSAL Laksamana Muhammad Ali saat konferensi pers di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Jumat (20/12). (IDM/Aini Tartinia)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan TNI AL akan bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) saat melaksanakan program makan bergizi gratis di sejumlah titik wilayah Indonesia.

Pada hari ini, TNI AL melakukan uji coba makan bergizi gratis di 18 titik wilayah Indonesia yang tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Papua.

"TNI AL menyediakan lebih dari 1.000 porsi (setiap titik) makan bergizi gratis siswa sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA)" ujar Ali, di Jakarta, Jumat (20/12).

Baca Juga: Dukung Program Makan Bergizi Gratis, TNI AL Targetkan 96 Titik di Indonesia

Ali menjelaskan sifat dari pelaksanaan makan bergizi gratis ini masih dalam rangka upaya mendukung program pemerintah. Hal ini dikarenakan, TNI AL belum mendapatkan perintah resmi untuk menggerakkan satuan dan prajurit dalam menyelenggarakan makan bergizi gratis.

Oleh karena itu, selama kegiatan dukungan terhadap makan bergizi gratis, TNI AL menggunakan sumber daya sendiri dan melakukan kerja sama dengan pemda dan beberapa lembaga untuk menyukseskan program ini.

"Kita mendukung program pemerintah ini. Untuk masalah anggaran, kita bisa kerja sama, bisa anggarannya dari pemerintah daerah atau dari Badan Gizi Nasional, kemudian kita yang mengerjakan, menyiapkan tenaga, dan lahan-lahannya juga kita siapkan," kata Ali.

Dia melanjutkan, TNI AL menargetkan 96 titik di wilayah Indonesia untuk menggelar makan bergizi gratis. Setiap titik yang ditargetkan tersebut diharapkan mampu mendukung 3000-4000 porsi makanan bergizi gratis untuk siswa SD, SMP, dan SMA.

Baca Juga: Resmi Dilantik, 552 Perwira TNI AD Diarahkan Jadi Komandan Peleton

"Untuk beberapa titik yang kita targetkan sementara ini sebanyak 96, syukur-syukur nanti ke depan bisa nambah lagi. Kita (akan) manfaatkan semua lahan-lahan tidur yang ada. Setiap titik harapannya bisa mendukung 3000-4000 porsi untuk mendukung siswa. Nanti kita melihat banyaknya sekolah di sekitar dapur umum yang disediakan oleh TNI," lanjut Ali.

Untuk teknis pelaksanaan, Ali menjelaskan TNI AL akan menyelenggarakan dapur umum makanan bergizi gratis kepada siswa-siswa di sekolah yang berada di jangkauan sekitar 3 km dari masing-masing lokasi satuan

"Lebih dari itu (jarak sekolahnya) mungkin akan dipegang oleh dapur-dapur umum lainnya (di luar TNI AL). Kita saling kolaborasi dan saling menutupi, harapannya itu, dan ke depan mudah-mudahan bisa lebih dari itu dari target (96 titik) yang kita inginkan," jelasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.