TNI AL Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional di Wilayah Koarmada II, Ini Materinya

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Laut menggelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) TNI AL Tahun 2025 yang dibuka di Dermaga Madura Komando Armada (Koarmada) Il, Ujung, Surabaya, Senin (28/7).
Apel gelar pasukan latihan tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya Denih Hendrata.
Latihan mengangkat tema "Koarmada RI Melaksanakan Latihan Penyiapan LKO di Wilayah Surabaya dan Sekitarnya dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AL" dan berlangsung hingga 31 Juli mendatang.
Baca Juga: Persiapan Pasmar 2 Berangkat ke Batujajar Bandung, Jelang Upacara Validasi Organisasi
Latihan digelar untuk meningkatkan kemampuan unsur TNI AL dalam menghadapi kondisi darurat di laut.
Pangkoarmada Rl menegaskan bahwa latihan ini penting untuk menguji kesiapan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL.
“Sekaligus memastikan kemampuan interoperabilitas dan koordinasi antar-instansi dalam menghadapi situasi maritim yang kompleks. Latihan juga ditujukan untuk meningkatkan keterampilan teknis operasi Search and Rescue (SAR) laut secara terpadu,” kata Denih, dikutip dari keterangan Koarmada II, Senin (28/7).
Baca Juga: TNI AU Bentuk Satgas Udara Tangani Karhutla di Riau
Rangkaian latihan diawali dengan pembekalan peserta, dilanjutkan dengan Geladi Posko, Geladi Lapangan di Dermaga Madura dan perairan Selat Madura, serta diakhiri dengan evaluasi dan kaji ulang. Kegiatan tersebut dirancang sebagai bagian dari pembinaan kemampuan operasional dan integrasi antar-instansi maritim.
Dalam skenario latihan, disimulasikan penanganan insiden darurat di laut, antara lain kebakaran kapal penumpang, aktivasi sinyal bahaya, evakuasi korban oleh unsur KRI, RHIB dan helikopter serta penanganan medis hingga pemulangan jenazah korban kecelakaan laut.
Latihan LKO TA 2025 kali ini melibatkan unsur gabungan dari Koarmada II, Puspenerbal, Lantamal V, KPLP, Basarnas, dan Polairud Polda Jatim. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































