TNI AL Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal di Sulawesi Utara

Jakarta, IDM – Pangkalan TNI AL (Lanal) Tahuna berhasil menggagalkan penyelundupan minuman keras (miras) ilegal di Pelabuhan Pehe Siau, Siau Barat, Sulawesi Utara, Jumat (14/6).
Kejadian bermula saat tim pengamanan dan pencegahan kegiatan ilegal Lanal Tahuna bersama dengan personel KUPP Kelas III Siau melaksanakan pemeriksaan Kapal Penumpang KM Marina Bay.
Baca Juga: TNI Siapkan 3 Pesawat untuk Angkut Warga Gaza ke Indonesia
Setelah pemeriksaan, petugas menemukan minuman keras ilegal yang dikemas dalam beberapa dus air mineral di salah satu bagian kapal tersebut.
"Sebanyak 3 dus dimana 1 dusnya berjumlah 24 liter sehingga total minuman keras ditemukan sejumlah 72 liter," tulis keterangan resmi dari Dispenal, dikutip pada Sabtu (15/6).
Baca Juga: Kadispenad: OPM Langgar HAM Berat
Miras ilegal yang berhasil ditemukan tersebut segera diamankan oleh tim Lanal Tahuna untuk dimusnahkan. (un)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































