TNI AL Gagalkan Penyelundupan 45 Kg Sabu di Perairan Aceh

Jakarta, IDM - Lanal Lhokseumawe mengamankan satu orang tersangka MN (23) yang tertangkap membawa 45 bungkus atau sekitar 45 kg narkoba jenis sabu di Perairan Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (25/12) lalu.
Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, dalam konferensi pers di Mako Lantamal I, Belawan, Medan, Sumatra Utara, Senin (26/12), menyampaikan upaya penyelundupan sabu berawal dari informasi tim Intelijen dan F1QR Lanal Lhokseumawe.
"Atas perintah Danlandal Lhokseumawe Kolonel (Mar) Dian Suryansyah tim intelijen dan F1QR melaksanakan penyelidikan dan pengembangan terkait informasi tersebut, dan membentuk pam darat, pengintai dan penyergap," kata Arsyad dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I, Selasa (27/12).
Kemudian, Sabtu (24/12) pukul 00.10 WIB, terpantau kedatangan perahu penyelundup yang akan memasuki Kuala Meuraksa Pusong, Lhokseumawe. Namun, diduga penyelundup curiga telah diintai oleh tim Lanal sehingga mereka menjauh dari pesisir pantai.

Selanjutnya tim patroli Lanal melaksanakan pengejaran terhadap perahu yang dicurigai tersebut.
"Setelah dilaksanakan pengejaran, akhirnya perahu tersebut berhasil dihentikan, terjadi insiden tabrakan dan selanjutnya mengamankan perahu tersebut," ungkap Arsyad.
Baca: Drone Korut Kembali Melintasi Wilayah Korsel
Arsyad menambahkan, setelah dilaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan, ditemukan 43 bungkus atau 45 kg sabu-sabu di atas perahu. Lalu, satu orang tersangka berinisial MN (23) ikut diamankan oleh Sea Hunter. Sedangkan perahunya digandeng menuju pelabuhan Krueng Geukeuh.
"Namun, karena kondisi perahu sudah bocor dan untuk keamanan sea hunter, maka perahu dilepas dan berakibat tenggelam," pungkas Arsyad. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































