TNI AL Gagalkan Penyelundupan 34 Karung Balpres Ilegal dari Timor Leste

Jakarta, IDM – Prajurit TNI AL dari Lantamal VII Kupang dan Posal Atapupu menggagalkan penyelundupan 34 karung balpres tanpa dokumen dari Republik Demokratik Timor Leste di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (30/12).
Seluruh barang ilegal tersebut rencananya akan diselundupkan pelaku dari Timor Leste menggunakan perahu dengan panjang 7 meter dan lebar 1.8 meter menuju Kupang.
Baca Juga: Wakil KSAD Sebut Air Jadi Kunci Percepatan Swasembada Pangan
"Menurut pengakuan salah seorang pelaku, balpres tersebut akan dibawa ke Kota Kupang dengan menggunakan mobil pick up," tulis keterangan resmi Dispenal, dikutip Selasa (31/12).
Adapun kronologi penangkapan bermula saat prajurit TNI AL melakukan patroli di Desa Kenebibi, NTT. Saat memeriksa lingkungan sekitar hutan bakau, para personel melihat satu unit perahu berisi puluhan karung berwarna oranye.
Prajurit yang mencurigai perahu tanpa awak itu melakukan pemantauan jarak dekat. Setelah tiga jam menunggu, terdapat dua orang berinisial VB dan EM mendekati perahu.
Baca Juga: Tahun 2025, TNI AD Akan Beli Alutsista Sesuai Kebutuhan Operasional
Mereka meringkus pelaku yang mengakui barang tersebut berisi pakaian bekas dari Timor Leste yang akan di bawa ke Kupang. Setelah diperiksa, 34 karung tersebut bernilai Rp30.600.000.
"Tim gabungan segera membawa pelaku beserta barang bukti menuju ke Posal Atapupu untuk dilaksanakan pendataan dengan disaksikan oleh pemiliknya kemudian akan diserahkan kepada pihak Bea Cukai," tulis keterangan tersebut. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































