HANKAM

TNI AL Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Nelayan di Perairan Jambi

Posal Kuala Tungkal.
Posal Kuala Tungkal evakuasi korban kecelakan kapal nelayan di Perairan Jambi. (Foto: Dok. instagram/@puspen.tni)

Jakarta, IDM – Pos TNI AL (Posal) Kuala Tungkal yang berada di jajaran Lanal Palembang berhasil mengevakuasi jenazah nelayan yang dinyatakan hilang di Perairan Kampung Laut, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, Selasa (4/3).

Mengutip keterangan instagram @puspen.tni Jumat (7/3), pada aksi yang dilakukan bersama tim SAR tersebut, diketahui bahwa korban dinyatakan hilang usai kapal yang ditumpanginya menabrak Kapal Tongkang (TK) Fiona 2501 yang sedang ditarik Tug Boat (TB) Trans 58.

Baca Juga: Staf CIMIC Satgas Indobatt UNIFIL Kembali Kunjungi Sejumlah Sekolah Pasca Gencatan Senjata

Kejadian berawal dari Posal Kuala Tungkal menerima informasi terjadinya kecelakaan maut tersebut. Danposal Kuala Tungkal Jambi, Kapten Laut (P) Agus Toha kemudian memerintahkan prajurit menuju lokasi.

Menurut keterangan yang Posal Kuala Tungkal, ketika kapal tongkang bergerak dari Pekanbaru mendekati luar Kampung Laut, ada dua perahu nelayan yang sedang menjaring dengan trawl.

"Kapal TB sudah membunyikan sirine sebanyak 5x dan kapal TB memutuskan untuk menghindar kekiri menjauhi perahu yang menjaring," tulis keterangan tersebut.

"Menjelang ± 20 menit kapal TB terus menghindar ke kiri dan 1 perahu nelayan tetap maju mendekati kapal TB," lanjut keterangan itu.

Baca Juga: Lanal Banyuwangi Tangkap Pelaku Illegal Fishing di Perairan Pulau Tabuhan

Kapal TB kembali membunyikan sirine, namum perahu nelayan tetap maju mendekati kapal sampai di depan tongkang, sehingga kapal TB tidak bisa menghindar lagi.

"Kapal TB memutuskan stop mesin, tetapi Tongkang tetap melaju dan perahu nelayan masuk ke bawah Kapal Tongkang mengakibatkan tubrukan antara TK Fiona 2501 dan kapal trawl nelayan yang mengakibatkan tiga orang awak kapal trawl jatuh ke laut dan hilang," jelas keterangan itu. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.