TNI AL Dukung Rekrutmen dan Seleksi 180 Abdi Dalem Prajurit Sarageni Keraton Yogyakarta

Jakarta, IDM – TNI AL ikut terlibat langsung dalam proses rekrutmen dan seleksi 180 abdi dalem prajurit sarageni Keraton Yogyakarta, Sabtu (3/1). Pendampingan dilakukan melalui Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) untuk memperkuat pembentukan karakter keprajuritan berbasis nilai budaya.
Kegiatan berlangsung di lingkungan Keraton Yogyakarta, tepatnya di Bale Raos dan Bangsal Kamandungan Kidul, dengan melibatkan unsur Kawedanan Kaprajuritan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Selain proses seleksi, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi materi kolone senapan sebagai bagian dari pembinaan tradisi keprajuritan keraton.
Baca Juga: Tim Kesehatan RSPPN Kemhan dan TNI Buka Posko Kesehatan untuk Warga Aceh Tamiang
Sekitar 100 peserta yang terdiri dari ketua, pengurus, dan perwakilan bregada rakyat se-DIY mengikuti sesi awal kegiatan yang dibuka oleh Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro. Selanjutnya, materi seleksi kolone senapan disampaikan kepada 180 abdi dalem prajurit sarageni.

Perwakilan Dispsial, Mayor Laut (KH) M.C. Bayu Murti menjelaskan, dalam proses seleksi, pihaknya melakukan penilaian terhadap kesiapan mental, kepribadian, dan kesesuaian nilai calon prajurit dengan nilai keprajuritan dan pengabdian.
"Pengabdian sebagai abdi dalem prajurit menuntut kedisiplinan, loyalitas, dan keteladanan sikap yang berlandaskan nilai luhur keraton," ujar Bayu, dikutip dari keterangan Dispenal, Minggu (4/1).
Baca Juga: Tutup 16 Tahun Misi MTF Indonesia di UNIFIL, KRI Sultan Iskandar Muda Raih Medali Kehormatan Lebanon
Sementara itu, mekanisme seleksi dan tahapan rekrutmen dipaparkan oleh staf Kawedanan Kaprajuritan Keraton Yogyakarta sebagai bagian dari upaya pembinaan keprajuritan dan pelestarian tradisi Kolone Senapan.
Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut (Kadispsial) Laksamana Pertama Wisnu Agung Priambodo, menilai pendekatan kebudayaan dalam pembentukan karakter prajurit sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa maritim.
"Sinergi ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan regenerasi abdi dalem prajurit sekaligus memastikan nilai-nilai tradisi Keraton Yogyakarta tetap hidup dan relevan," ucapnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































