HANKAM

TNI AL dan Turki Bahas Proyeksi Kekuatan Laut, Kerja Sama Operasi hingga Kolaborasi Logistik

Asops KSAL.
Asops KSAL Laksamana Muda Yayan Sofiyan dan Laksamana Madya (LH) Gokcen Firat memimpin pertemuan kerja sama antara TNI AL dan Angkatan Laut Turki di Jakarta, Rabu (9/7). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL dan Angkatan Laut Turki menggelar pertemuan kerja sama (naval cooperation meeting) 2025 di Jakarta, Selasa (9/7).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, mengungkapkan, pertemuan tersebut telah dilakukan TNI AL dan Turki sejak 2023.

Baca Juga: Cerita Satgas Konga yang Bertugas di Kongo, Diganggu Milisi hingga Dipanggil “Papa Indo”

Tahun ini kegiatan dipimpin Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda Yayan Sofiyan. Sementara Angkatan Laut Turki dipimpin oleh Laksamana Madya (LH) Gokcen Firat.

Tunggul menjelaskan, pertemuan kedua angkatan laut tersebut mendiskusikan pandangan strategis dan wacana kekuatan laut Indonesia dan Turki.

Asops KSAL.
(Foto: Dok. Dispenal)

Kemudian, pimpinan delegasi TNI AL dan Angkatan Laut Turki juga mengevaluasi sejumlah kerja sama yang telah dilakukan, seperti operasi, latihan, pendidikan atau kursus.

"Secara khusus TNI AL dan Turki membahas peluang kerja sama dalam bidang logistik, seperti pertukaran data informasi fasilitas perbaikan kapal saat kunjungan persahabatan (port visit) secara resiprokal," ungkap Tunggul, dalam keterangannya, dikutip Kamis (10/7).

Baca Juga: Indonesia dan Brasil Bakal Kerja Sama Kembangkan Rudal dan Kapal Selam

Tidak hanya soal agenda dan strategi, ia mengatakan pertemuan tersebut juga mencerminkan filosofi pertahanan maritim masa kini, yakni menjadi mitra yang bisa diandalkan dalam perdamaian, tetapi sekaligus siap menghadapi situasi krisis dan konflik dengan kekuatan penuh.

"Semangat tersebut sejalan dengan arahan KSAL Laksamana Muhammad Ali, yang secara konsisten mendorong diplomasi pertahanan sebagai pilar utama, menjaga stabilitas dan keamanan laut di kawasan Asia dan sekitarnya," pungkas dia. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.