HANKAM

TNI AL dan Singapura Perkuat Kerja Sama Keamana Maritim, Fokus Selat Malaka dan Laut Natuna

Waasops KSAL Laksamana Pertama Mochammad Riza
Waasops KSAL Laksamana Pertama Mochammad Riza dan Wakil Kepala Operasi Angkatan Laut Singapura Kolonel Jonathan Lim dalam JNWG ke-53 di Surabaya, Rabu (5/11). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL menyambut delegasi Angkatan Laut Singapura dalam pertemuan Kelompok Kerja Angkatan Laut Bersama (JNWG) ke-53, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (5/11). Pertemuan ini digelar untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang operasi dan latihan antarangkatan laut.

Forum ini dipimpin Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Waasops KSAL) Laksamana Pertama Mochammad Riza dan Wakil Kepala Operasi Angkatan Laut Singapura Kolonel Jonathan Lim.

Baca Juga: Kapal Perang Korea ROKS Hansando Kembali ke Indonesia, Sandar di Surabaya Bawa 228 Taruna

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan dalam pertemuan tersebut kedua pihak membahas rencana kegiatan bersama, peningkatan interoperabilitas, serta strategi penguatan kerja sama maritim di kawasan Asia Tenggara.

"Melalui forum ini, TNI AL dan Angkatan Laut Singapura menegaskan komitmen untuk mempererat hubungan profesional dan memperkuat stabilitas keamanan maritim, khususnya di wilayah strategis seperti Selat Malaka dan Laut Natuna Utara," jelas Tunggul dalam keterangannya, dikutip Sabtu (8/11).

Baca Juga: Bertemu di Manila Dialogue, Bakamla RI Pererat Kerja Sama dengan Japan Coast Guard

Terpisah, KSAL Laksamana Muhammad Ali menekankan pentingnya profesionalisme dan kemampuan prajurit TNI AL agar mampu bersaing secara global.

"Kepada seluruh prajurit Jalasena agar senantiasa meningkatkan kemampuan untuk mewujudkan prajurit yang profesional, modern, dan berdaya saing global, serta dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi prajurit lainnya," ujarnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.