TNI AL dan Puluhan Negara Bahas Keamanan Maritim di Kawasan Samudra Hindia

Jakarta, IDM – TNI AL mengirimkan dua delegasinya untuk mengikuti simposium angkatan laut di kawasan Samudra Hindia (IONS) preparatory workshop 2025. Kegiatan ini digelar dari 21-22 April, di Karachi, Pakistan.
Adapun dua delegasi TNI AL tersebut ialah perwira pembantu V strategi operasi dan diplomasi staf operasi angkatan laut, Kolonel Laut (P) Alfred Daniel Matthews dan perwira pembantu dua multilateral ban V staf operasi angkatan laut, Mayor Laut (P) Anugrah Aldino Putra.
Baca Juga: TNI AD dan Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Intelijen
IONS preparatory workshop adalah pertemuan pendahuluan untuk menyiapkan conclave of chiefs ke-9, yaitu wadah pertemuan para pemimpin angkatan laut di kawasan yang tergabung ke dalam IONS.
"(Pertemuan para pimpinan) direncanakan digelar di India, pada 2026," ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady dalam keterangannya, dikutip Sabtu (26/4).
Baca Juga: Sukseskan Ketahanan Pangan, Lanud SMH Siapkan Satu Hektar Lahan untuk Sektor Perikanan
Wira menjelaskan, sebanyak 29 negara anggota dan observer yang tergabung dalam IONS tersebut membahas beberapa materi penting, di antaranya upaya meningkatkan kerja sama bidang keamanan maritim, bantuan kemanusiaan dan bencana serta pertukaran informasi.
"Partisipasi TNI AL sangat penting sebagai upaya confidence building measures untuk meningkatkan saling percaya dalam mewujudkan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan Samudra Hindia di tengah dinamika geopolitik global," jelasnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































