TNI AL dan Pemerintah Bersinergi Kurangi Sampah Plastik 70 Persen hingga 2025

Jakarta, IDM - TNI AL bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dalam program Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (Gernas BCL) untuk mendukung pencapaian target pemerintah Indonesia mengurangi 70 persen sampah plastik di laut pada 2025.
Dalam acara tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Menko Marves Luhut dan Menteri KKP Trenggono berkesempatan berdialog dengan para nelayan dan meninjau pameran produk kelautan dan perikanan yang ikut meramaikan acara puncak Gernas BCL di Bali, Kamis (27/10).

Dalam sambutannya, Luhut mengapresiasi langkah KKP menggagas Gernas BCL sebagai solusi mengurangi pencemaran sampah plastik di laut. Terlebih, program ini mengusung konsep ekonomi sirkular yang membawa manfaat ekonomi bagi nelayan.
"Saya mendorong kerja sama antara KKP dan TNI AL untuk bahu membahu bersama-sama membersihkan laut nusantara," ujar Luhut dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (28/10).
Baca: Danpuspenerbad: Terima Kasih Menhan Prabowo Sudah Kunjungi Prajurit Wira Amur
Sebelumnya, dalam rangka HUT ke-77 TNI AL, pada Sabtu (10/9) telah menggelar "Gerakan Laut Bersih Nasional" secara serentak di 77 lokasi seluruh Indonesia yang dicanangkan Yudo bersama Luhut di Dermaga Kolinlamil Jakarta. Kepedulian TNI AL akan kebersihan laut ini tercatat pada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































