HANKAM

TNI AL dan Militer se-ASEAN Latihan Bersama Penanggulangan Bencana di Banten

Tim medis TNI AL
Tim medis TNI AL melakukan penanganan darurat pada simulasi latihan bersama Exercise Trident Resolve 2026 di Banten, Senin (21/9). Latihan ini fokus menyelaraskan respons bencana dan medis antar-angkatan bersenjata se-ASEAN. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL menerjunkan pasukannya dalam latihan militer gabungan skala internasional bertajuk Exercise Trident Resolve 2026 di Provinsi Banten. Latihan lintas negara ini mengumpulkan angkatan bersenjata se-ASEAN dan negara mitra untuk menyelaraskan penanganan bencana alam skala besar.

Latihan bersama dalam wadah ASEAN Defence Ministers’ Meeting-Plus (ADMM-Plus) ini bergulir selama lima hari, mulai 21 hingga 25 September 2026. Seluruh peserta mengintegrasikan tiga sektor utama darurat: bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana (Humanitarian Assistance and Disaster Relief/HADR), kedokteran militer (Military Medicine), serta keamanan siber (Cyber Security).

Baca Juga: TNI AD Siapkan 403 Calon Prajurit Berkualitas dari Papua

Dalam simulasi ini, prajurit TNI AL memegang peran sentral dalam operasi kemanusiaan terpadu. Pasukan Angkatan Laut mengoptimalkan kapal perang dan fasilitas medis untuk mempercepat evakuasi korban di wilayah pesisir.

Sinergi ini dibuat untuk menyamakan standar operasional prosedur (SOP) komunikasi dan pergerakan pasukan antarnegara saat krisis terjadi.

Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menegaskan keterlibatan prajurit di Banten menjadi bukti nyata komitmen Indonesia menjaga keamanan kawasan maritim.

Baca Juga: Gandeng Komite Palang Merah Internasional, TNI AL Garap Aturan Evakuasi Konflik Laut

"Latihan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan bersama antarnegara ADMM-Plus dalam merespons situasi darurat dan bencana alam secara cepat dan efektif," bunyi keterangan resmi Dispenal, dikutip Selasa (22/9).

Lewat ajang ini, para personel TNI AL menguji ketangkasan koordinasi lintas instansi maupun antarnegara. Latihan praktis ini sekaligus memperkuat kepercayaan antarnegara sahabat saat bencana alam melanda kawasan Asia Tenggara.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.