TNI AL dan Malaysia Bahas Agenda Latihan Bersama dan Operasi

Jakarta, IDM – TNI AL dan Tentera Diraja Laut Malaysia (TLDM) membahas sejumlah rencana dan agenda penting dalam pertemuan Navy to Navy Talks ke-2, di Penang, Malaysia, Selasa (15/4).
Pada pertemuan tersebut, delegasi TNI AL diwakilkan oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda Yayan Sofiyan. Sedangkan TLDM dipimpin Laksamana Muda Dato Pahlawan Mohd Fadzli bin Mohd Mohaldin.
Baca Juga: Panglima TNI Tinjau Pembangunan Fasilitas Sarana dan Prasarana Brigif 17 Kostrad
"Pertemuan ini merupakan wujud komitmen kedua angkatan laut untuk meningkatkan kerja sama bilateral dan memperkuat keamanan maritim di kawasan secara keberlanjutan," ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady, dalam keterangannya, dikutip Rabu (16/4).
Wira menjelaskan, TNI AL dan TLDM membahas sejumlah agenda latihan dan operasi untuk meningkatkan kerja sama bilateral serta upaya pengembangan kapasitas.
"Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap hubungan baik serta kemampuan kedua angkatan laut," lanjutnya.
Baca Juga: TNI AD Punya Kapal Angkut Baru Kapasitas 2.500 DWT
Kemudian, TNI AL dan TLDM juga sepakat mengembangkan sinergi kerja sama yang terintegrasi di bawah forum kepala staf angkatan laut seluruh Asean, sebagai wujud komitmen kedua negara untuk menjaga stabilitas kawasan.
"Pertemuan tersebut merupakan wujud implementasi peran TNI AL dalam meningkatkan daya tawar Indonesia di tengah dinamika geopolitik di kawasan," kata Wira. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































