TNI AL dan Angkatan Laut Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Bawah Air

Jakarta, IDM – TNI AL dan Angkatan Laut Jerman (German Navy) sepakat memperkuat kapabilitas serta kerja sama pertahanan wilayah bawah air. Kesepakatan strategis ini mencakup pengoperasian kapal selam konvensional maupun tanpa awak, penanganan ranjau laut, hingga pengamanan jaringan kabel dan pipa bawah laut.
Kerja sama ini mengemuka dalam forum 2nd Naval Staff Talks antara kedua angkatan laut di Bali, Senin (14/9). Pertemuan bilateral tersebut menjadi wadah menyusun program kerja sama militer yang saling menguntungkan.
Baca Juga: Tutup Latihan Pembentukan Taipur XII, Panglima Kostrad: Jaga Militansi
Panglima Koarmada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya menilai forum diplomasi ini sangat penting untuk mendesain program kerja sama kedua angkatan laut.
"Momen 2nd Naval Staff Talks antara TNI AL dan German Navy merupakan forum strategis dalam mendesain program kerja sama kedua angkatan laut yang saling menguntungkan," ujar Alit mewakili Asops KSAL Laksda TNI Yayan Sofiyan dalam keterangannya, Selasa (15/9).
Baca Juga: KSAL Terima Bintang Kehormatan Nishan-e-Imtiaz dari Presiden Pakistan
Angkatan Laut Jerman menyambut positif penguatan kemitraan maritim ini. Ketua delegasi German Navy Laksda Dirk Gartner menilai perairan Indonesia dan Jerman memiliki kemiripan karakteristik wilayah bawah air, sehingga kedua pihak bisa saling bertukar pengalaman serta teknologi pertahanan.
Selain berfokus pada teknologi tempur dan infrastruktur bawah laut, kedua angkatan laut juga sepakat mempererat interaksi perwira muda pengawak kapal perang sejak dini. TNI AL melibatkan para taruna dalam program pelayaran ASEAN Plus Cadet Sail yang digagas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































