TNI AL dan Angkatan Laut Brunei Sepakat Hadapi Tantangan Maritim Kawasan

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakil KSAL) Laksdya TNI Edwin menerima kunjungan kehormatan KSAL Brunei Darussalam Laksma Sahibul Bahari Bin Haji Zainal Abidin, di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta, Rabu (24/6).
Edwin hadir mewakili KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali. Penyambutan pimpinan tertinggi matra laut Brunei itu pun berlangsung lewat upacara penerimaan pasukan kehormatan.
Baca Juga: TNI AD Kukuhkan 1.347 Prajurit Baru Korps Komunikasi dan Elektronika
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Tunggul menjelaskan, pertemuan bilateral ini menjadi jembatan utama untuk mempererat hubungan kedua negara.
"Pertemuan ini mencerminkan eratnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Brunei Darussalam, terutama pada sektor pertahanan dan keamanan maritim," ujar Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (24/6).
Tunggul menambahkan, kedua pihak memanfaatkan momentum ini untuk mengevaluasi sekaligus memperluas program kerja sama militer. Langkah tersebut bertujuan menjawab dinamika ancaman di laut yang kian kompleks.
Baca Juga: Tak Perlu ke Italia, Teknisi RI Bakal Bisa Bongkar-Pasang Mesin Kapal PPA Sendiri
"Kunjungan kehormatan ini diharapkan semakin memperkokoh hubungan bilateral sekaligus meningkatkan sinergi kedua angkatan laut dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim yang terus berkembang di kawasan," kata Tunggul.
Usai merampungkan pembahasan poin-poin utama, kedua delegasi menutup agenda dengan saling bertukar cenderamata. Penyerahan plakat tersebut menjadi simbol komitmen kuat kedua negara untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan Asia Tenggara.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































