HANKAM

TNI AL dan Amerika Bahas Skenario dan Serial Latihan Latma Carat 2025

Carat
Koarmada II bersama US Navy menggelar middle planning conference untuk latihan bersama Carat 2025, Surabaya, Senin (21/4). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – Komando Armada (Koarmada) II bersama Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) menggelar konferensi perencanaan latihan bersama Cooperation Afloat Readiness and Training (Carat) 2025, Surabaya, Senin (21/4).

Konferensi tersebut dipimpin staf senior latihan IPC Carat, Kolonel Laut (P) Lukman Kharish selaku perwira pembantu III latihan staf operasi TNI AL Mabesal. Sementara ketua perencanaan dari Angkatan Laut Amerika Serikat dipimpin Letnan Kolonel Casey DeSormier dari Skadron Destroyer 7.

Dalam sambutannya, Lukman menyampaikan latihan bersama Carat merupakan bentuk kerja sama strategis yang telah berlangsung selama puluhan tahun untuk memperkuat interoperabilitas dan stabilitas maritim di kawasan.

Baca Juga: Petinju dan Karateka Yonif 411 Berjaya di Piala Panglima Divif 2 Kostrad 2025

"Konferensi ini membahas skenario dan serial latihan yang berfokus pada peningkatan maritime domain awareness, kemampuan taktis, dan hubungan masyarakat," ujar Lukman, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Selasa (22/4).

Sebagai tuan rumah, Koarmada II berperan penting dalam pelaksanaan latihan bersama Carat 2025 yang seluruh rangkaian kegiatannya akan digelar di berbagai lokasi strategis di wilayah Jawa Timur.

Sebelumnya, TNI AL dan Angkatan Laut Amerika Serikat melakukan survei lokasi untuk latihan di wilayah Surabaya dan Situbondo, Jawa Timur, Selasa (15/4).

Baca Juga: Sejumlah Jabatan Komandan di Kopassus Dirombak, Ini Daftar Lengkapnya

Perwira pembantu latihan staf operasi Koarmada II Letkol Laut (P) Pungki Kurniawan beserta staf pendukung, survei ke Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran dan Pantai Banongan.

"Termasuk memeriksa (kesiapan) menara tinjau dan lapangan upacara yang direncanakan sebagai lokasi penutupan latihan bersama Carat 2025," ungkap Pungki saat memimpin tim survei.

Selain itu, tim juga melakukan survei ke SD Negeri 4 Sumberwaru dan RSUD Asembagus untuk kegiatan bantuan kepada masyarakat sipil atau bakti sosial dalam rangkaian latihan bersama Carat 2025.

Baca Juga: TNI AD dan Kementan Resmikan Sarana Air Serentak 10 Wilayah di Indonesia

Adapun sejumlah lokasi di Surabaya yang telah disurvei, meliputi Pusat Latihan Kapal Perang (Puslatkaprang) Komando Latihan Koarmada II untuk kegiatan pertukaran wawasan (subject matter expert exchange) antarperwira angkatan laut negara sahabat.

Kemudian, tim juga melakukan survei ke dermaga yang akan digunakan kapal peserta latihan untuk sandar hingga beberapa sekolah yang direncanakan menjadi lokasi kunjungan peserta latihan.

"Kegiatan survei ini menjadi bagian penting dari tahap perencanaan latihan bersama, untuk memastikan kesiapan lokasi serta mendukung kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan latihan bilateral antara TNI AL dan Angkatan Laut Amerika Serikat 2025," kata Pungki. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.