TNI AL Buka Bintahwilmar 2025, Program Pembinaan Ketahanan Pesisir di Papua

Jakarta, IDM – TNI AL resmi membuka Pembinaan Ketahanan Wilayah Maritim (Bintahwilmar) 2025. Program ini menjadi langkah awal memperkuat ketahanan pesisir Papua lewat kolaborasi TNI AL, pemerintah daerah, dan masyarakat. Upacara pembukaan dipimpin Wakil Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Wadan Kodaeral) V Jayapura, Laksamana Pertama Dadang Somantri.
Dalam amanatnya, Dadang menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi untuk menjaga ekosistem pesisir. Ia menyebut mangrove bukan sekadar vegetasi, melainkan benteng alami yang melindungi pemukiman dari abrasi serta menjadi rumah bagi biota laut.
Baca Juga: Tingkatkan Kesiapan Alpalhankam, TNI AU Angkut Classified Materiel dari AS dengan C-130J
“Mangrove harus dijaga lewat edukasi dan aksi nyata agar manfaatnya dirasakan generasi mendatang,” kata Dadang, dikutip dari keterangan Dispen Kodaeral V Jayapura, Minggu (24/11).
Setelah upacara, rangkaian kegiatan berlanjut dengan penyampaian materi pengelolaan dan budidaya mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan wilayah pesisir.
“Kolaborasi lintas instansi ini jadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan wilayah pesisir lewat pendekatan terpadu,” ujarnya.
Baca Juga: Korpasgat TNI AU Bangun Dua Satuan Baru di Biak
Bintahwilmar 2025 juga mendapatkan dukungan dari masyarakat. Perwakilan Kampung Nelayan Hamadi, Kampung Yoka, Babinpotmar, hingga Pramuka Saka Bahari ikut hadir membawa semangat kebersamaan dalam pelestarian lingkungan.
“Kodaeral X berharap program ini dapat menggerakkan gerakan kolektif menjaga pesisir Papua, bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial semata,” pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































