HANKAM

TNI AL Bersama Unpad Gelar Diskusi Online Bagi Para Perwira

TNI AL Bersama Unpad Gelar Diskusi Online Bagi Para Perwira
TNI AL Bersama Unpad Gelar Diskusi Online Bagi Para Perwira

Jakarta, IDM - Dinas Pembinaan Hukum Angkatan Laut (Diskum AL) bekerja sama dengan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung membekali para perwira TNI AL tentang Hukum Internasional (HI) melalui kegiatan Pembinaan Teknis HI secara daring, senin (22/2). Materi pembekalan berupa pengetahuan dan praktik-praktik HI dalam penegakan hukum di wilayah perbatasan laut yang belum disepakati maupun yang sudah disepakati.

Pembelajaran dan diskusi tentang hukum bagi perwira TNI AL ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Kadisdikal) Laksamana Pertama TNI Dr. Diki Atriana, M.Sc., CHRMP, CFrA., dari Ruker Kadisdikal, Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur dihadiri Sekdiskumal Kolonel Laut (KH) Ismu Edy Aryanto, S.H., M.H., mewakili Kadiskum AL Laksma TNI Kresno Buntoro, S.H., L.LM., Ph.D., Dekan FH Unpad Dr. Idris, S.H., M.A., para Kasubdis Diskumal dan Pejabat FH Unpad di tempat masing-masing. Kegiatan ini diikuti 50 perwira TNI AL yang bertugas di bidang operasi, intelijen, pemetaan dan hukum.

TNI AL Bersama Unpad Gelar Diskusi Online Bagi Para Perwira
Foto Dispen AL

Saat membuka kegiatan, Kadisdikal menyampaikan bahwa perairan Indonesia sangat strategis bagi negara-negara di dunia, karena menghubungkan berbagai kepentingan berbagai bangsa dan negara melalui jalur pelayaran, sehinga dapat dikatakan sebagai Poros Maritim Dunia (PMD). Ratusan dan bahkan ribuan kapal mambawa hasil industri maupun kekayaan alamnya melintasi perairan Indonesia, tidak saja kapal niaga tetapi juga kapal-kapal militer negara-negara di dunia sehingga perairan Indonesia cukup rawan terhadap terjadinya konflik.

Menurut Kadisdikal, keamanan laut yurisdiksi nasional dan perairan internasional sebagai jalur-jalur pelayaran telah lama menjadi perhatian serius dunia khususnya bagi negara pantai maupun negara kepulauan. Negara pantai yang memiliki jalur pelayaran harusnya mendapatkan perlindungan dari ancaman pelanggaran hukum dan kedaulatan sebagai akibat tidak dipatuhinya hukum nasional maupun internasional.

TNI AL yang memiliki tugas menjaga kedaulatan dan keamanan di laut, maka profesionalisme prajurit merupakan hal yang tidak bisa ditawar-tawar termasuk wawasan pengetahuan tentang HI berkaitan dengan laut. Pengetahuan HI dan penerapannya dalam menyelesaikan berbagai permasalahan antar negara di laut sangat penting dikuasai para perwira TNI AL. Kegiatan pembekalan HI ini sejalan dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam membangun Sumber Daya Manusia TNI AL yang unggul terutama di bidang hukum.

TNI AL Bersama Unpad Gelar Diskusi Online Bagi Para Perwira
Foto Dispen AL

Hal senada juga disampaikan Dekan FH Unpad Dr. Idris, S.H., M.A., tentang penting pemahaman HI terutama Hukum Laut karena Indonesia sebagai negara kepulauan dan TNI AL sebagai pelaksana tugas menegakan kedaulatan negara dan hukum di laut. Dengan memahami HI dan Hukum Laut, maka tugas-tugas yang dilaksanakan TNI AL dapat lebih optimal dan sesuai dengan norma-norma HI. Dekan FH Unpad menyambut baik kerja sama yg telah terjalin saat ini dengan TNI AL dan berharap dapat terus berjalan dan lebih dioptimalkan.

Kegiatan yang akan dilaksanakan hingga 5 Maret 2021 mendatang akan membahas materi tentang isu-isu umum hukum laut nasional dan internasional; Prinsip-prinsip dasar hukum internasional dalam konteks kelautan; Tindak pidana, pertahanan dan keamanan di laut; Lingkungan laut; Hak lintas di laut dan kebijakan luar negeri serta isu-isu khusus terkait hukum laut yang disampaikan narasumber berasal dari akademisi/dosen FH Unpad, Hakim International Tribunal for the law of the sea (ITLOS), ICRC, Kementerian Luar Negeri dan Perwira TNI AL. (rgp/wan)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.