TNI AL Berikan Bantuan Kemanusiaan Imigran Rohingya

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Laut (TNI AL) memberikan bantuan kemanusiaan kepada imigran Rohingya yang kapalnya tertambat di Tuasan/Rumpon perairan utara Aceh dalam kondisi mati mesin. Bantuan tersebut diberikan melalui Komandan Lanal Lhokseumawe Kolonel Marinir Dian Suryansyah.
Danlanal Lhokseumawe dalam peninjauannya ke lokasi menyampaikan bahwa, selain tugas utama mengamankan wilayah perbatasan perairan NKRI, TNI AL juga memberikan dan menyalurkan bantuan dari TNI AL dan termasuk dari Pemerintah Kabupaten setempat.
“Tidak benar bahwa kita menelantarkan Imigran Rohingya. Akan tetapi menghimbau mereka setelah menerima bantuan kemanusiaan agar segera meninggalkan wilayah Indonesia. Kita juga menawarkan bantuan untuk memperbaiki mesin kapal tetapi mereka menolak bahkan tidak mengijinkan kita mendekat”, ungkap Danlanal seperti dikutip dari keterangan resmi Dispenal, Kamis (30/12).

Bantuan kemanusiaan yang diberikan berupa makanan, pakaian, obat-obatan dan beberapa kebutuhan lainnya. Hal ini merupakan wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap pengungsi warga Rohingya yang terdampar di laut lepas.
Menurut Danlanal Lhokseumawe, hal yang paling pokok yang harus dilakukan saat ini adalah membantu memperbaiki mesin kapal sehingga mereka bisa segera melanjutkan pelayaran menuju negara tujuan mereka.

“Kalau saya lihat, logistik dan kesehatan mereka tidak ada masalah. Yang darurat adalah mesin kapalnya mati jadi harus diperbaiki agar bisa segera melanjutkan pelayarannya”, tuturnya.
Hingga saat ini TNI AL masih menunggu hasil koordinasi dari instansi terkait lainnya berkenaan dengan kelanjutan nasib pengungsi Rohingya yang sampai saat ini masih berada di tengah laut. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































