TNI AL Bekali Perwira dengan Bintek Penerapan UNCLOS 1982

Jakarta, IDM - Dinas Hukum Angkatan Laut (Diskum AL) menyelenggarakan pembinaan teknis (bintek) penerapan United Nation Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, dibuka oleh Kadiskum AL Laksamana Pertama TNI Leonard Marpaung, Jakarta, Senin (24/10).
Kegiatan bimbingan teknis yang diikiti 30 perwira TNI AL berpangkat Letda hingga Letkol dari Kotama TNI AL seluruh Indonesia tersebut, bertujuan agar mendapatkan pemahaman komprehensif terhadap UNCLOS 1982 yang telah diratifikasi, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI AL.
Leonard mengatakan, TNI AL sebagai komponen utama pertahanan negara di laut bertugas menjaga integritas wilayah NKRI dan mempertahankan stabilitas keamanan serta melindungi sumber daya alam dari berbagai gangguan keamanan dan pelanggaran hukum di wilayah perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia berdasarkan UU Nomor 34 Tahun 2004.
"Tugas TNI AL adalah menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional, sesuai ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi" kata Leonard, dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (25/10).
Selama 24 Oktober-1 November 2022 peserta mendapatkan sejumlah materi, seperti rezim hukum laut dan lintas laut menurut UNCLOS 1982, perompakan (robbery) dan pembajakan (piracy) di laut menurut UNCLOS 1982, kebijakan pemerintah Indonesia setelah UNCLOS 1982 diratifikasi sampai sekarang.
Kemudian, batasan-batasan aktivitas militer asing di ZEEI menurut UNCLOS 1982, teknik penyelesaian sengketa batas maritim Indonesia dengan negara tetangga menurut UNCLOS 1982 dan sejumlah materi lainnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































