HANKAM

TNI AL Bakal Hadirkan Satuan Pelayanan Gizi di Pulau Terluar

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali saat meninjau SPPG di Puspomal, Jakarta, Kamis (12/2). (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menginstruksikan seluruh jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) untuk menghadirkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga ke wilayah pulau-pulau terluar Indonesia.

Hal ini ditegaskan Ali usai meresmikan gedung SPPG di Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal), Jakarta, Kamis (12/2). Menurutnya, keberadaan satuan gizi ini sangat strategis untuk memastikan masyarakat di wilayah pesisir dan perbatasan mendapatkan akses nutrisi yang layak.

Baca Juga: Bukan Lewat Suez, Ini Rute Menantang KRI Prabu Siliwangi Menuju Indonesia

"Kita harapkan di tiap-tiap Kodaeral nanti ada SPPG, bahkan sampai ke pulau-pulau terluar pun kita harapkan ada," ujar Ali kepada awak media.

Sasar Generasi Muda di Wilayah Pesisir

Ali menjelaskan, pembangunan SPPG ini merupakan bagian dari upaya TNI AL dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Dengan jangkauan armada yang luas, TNI AL berada di posisi strategis untuk menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan akses pelayanan gizi.

Nantinya, SPPG di tiap daerah akan berfungsi sebagai pusat edukasi sekaligus penyaluran bantuan gizi bagi anak-anak dan keluarga di sekitar pangkalan TNI AL. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka stunting di daerah-wilayah pesisir yang menjadi binaan angkatan laut.

Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah

Dalam pelaksanaannya, Ali menekankan pentingnya sinergi antara jajaran Kodaeral dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Ia ingin agar setiap pangkalan tidak hanya fokus pada aspek pertahanan, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Kunjungi Kediaman Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie: Widodo AS Tinggalkan Jejak Kepemimpinan Strategis

"Tentunya kita akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi kesehatan lainnya agar program gizi ini tepat sasaran, terutama di wilayah-wilayah perbatasan," pungkas Ali.

Instruksi ini pun segera ditindaklanjuti oleh jajaran di bawahnya agar pemetaan lokasi SPPG di pulau-pulau terluar dapat segera terealisasi. Kehadiran satuan gizi ini diharapkan menjadi bukti nyata kedekatan TNI AL dengan rakyat, tidak hanya di medan tempur, tetapi juga dalam membangun kualitas hidup bangsa. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.