TNI AL Bakal Borong 35 Mobil Esemka untuk Operasional

Jakarta, IDM - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, mengungkapkan rencana TNI AL membeli puluhan unit mobil Esemka untuk menunjang operasional di seluruh satuan.
"TNI AL berencana membeli 35 unit mobil Esemka Pikap Bima 1.300 cc," ungkap Julius dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (22/2).
Pikap Bima 1.300 cc adalah unit mobil produksi PT Solo Manufaktur Kreasi di Jawa Tengah. "Tentunya, hal tersebut selaras dengan komitmen Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang menekankan penggunaan produk dalam negeri dan mengurangi impor," jelasnya.
Julius menyampaikan, Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) adalah langkah nyata dalam mendukung kebijakan pemulihan ekonomi nasional. Hal ini untuk menumbuhkan kemandirian bangsa dan meningkatkan peran Indonesia dalam rantai suplai global.
"Jika memang bagus secara operasional, aspek pengadaan lebih ekonomis, suku cadang terjamin, tentu tidak ada alasan untuk tidak menggunakan produk dalam negeri," ujar Julius.
Baca: Menyongsong Kekuatan Angkut Modern TNI AU, Unit Pertama Super Hercules C-130J Tiba Awal Maret 2023
Beberapa waktu lalu saat pelaksanaan Kontrak Bersama, Ali menegaskan kepada seluruh jajaran hingga satuan terbawah agar menyukseskan program pemerintah dengan P3DN.
"Saya perintahkan kepada seluruh jajaran hingga satuan terbawah mendukung program pemerintah dengan mendorong penyedia untuk memasukkan produk barang dan jasa ke dalam etalase e-katalog sektoral TNI AL," (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































