HANKAM

TNI AL Amankan Dua Kapal Pengangkut Nikel yang Diduga Langgar Aturan di Perairan Mandiodo

kapal pengangkut nikel
TNI AL amankan dua kapal pengangkut nikel yang diduga langgar aturan di perairan Mandiodo. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Unsur TNI Angkatan Laut KRI Bung Hatta-370 berhasil mengamankan dua kapal pengangkut nikel yang diduga melakukan sejumlah pelanggaran saat beroperasi di Perairan Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Operasi dilakukan dalam rangkaian tugas Jarkaplid (Pengejaran, Pencarian, dan Penyelidikan) untuk menjaga keamanan pelayaran di wilayah laut nasional.

Baca Juga: Sembari Tunggu Keputusan PBB, TNI Siapkan Kandidat Pati Bintang 3 untuk Pimpin Misi Gaza

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksma TNl Tunggul, menyebut kapal pertama yang diperiksa adalah TB. Prima Mulia 06 – TK. Prima Sejati 308, dengan 10 ABK WNI dan nakhoda berinisial A.

“Kapal milik PT Prima Mulia Jaya itu mengangkut nikel ore milik PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS) untuk dikirim ke PT IMIP Morowali,” ungkap Tunggul.

Setelah itu, lanjut Tunggul, pemeriksaan dilakukan terhadap TB. Nusantara 3303 – TK. Graham 3303, juga diawaki 10 ABK WNI dengan nakhoda berinisial RM.

Kapal tersebut membawa muatan nikel dari PT DMS dengan tujuan yang sama.
Hasil pemeriksaan menemukan indikasi pelanggaran, termasuk aktivitas pengapalan di jetty PT DMS yang telah disegel KKP, proses olah gerak tanpa SPOG, ketidakhadiran nakhoda saat kapal berpindah posisi, serta ketiadaan dokumen kapal dan muatan yang sah.

Baca Juga: TNI AD Redam Perang Suku dan Evakuasi Warga di Tengah Konflik Pilkada

Pelanggaran tersebut terkait dengan aturan perundang-undangan Minerba dan ketentuan pelayaran. Untuk penyelidikan lebih lanjut, kedua kapal dikawal menuju Lanal Kendari.

Terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali menambahkan komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan maritim serta memastikan seluruh kegiatan pengangkutan hasil tambang mematuhi hukum yang berlaku. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.