HANKAM

TNI AL Akan Undang Angkatan Laut Negara Asia-Pasifik ke Surabaya, Bahas Permasalahan Maritim

Delegasi TNI AL
Delegasi TNI AL berpartisipasi dalam forum WPNS 2025 yang digelar di Victoria, Kanada, Jumat (6/6). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – TNI AL akan menjadi tuan rumah Simposium Angkatan Laut Pasifik Barat (WPNS) dalam Junior Officer Interaction Programme untuk membahas sejumlah permasalahan maritim, yang akan berlangsung Oktober 2025.

Hal itu diungkapkan oleh delegasi TNI AL yang berpartisipasi dalam forum WPNS di Victoria, Kanada, selama 2-6 Juni 2025.

Delegasi TNI AL diwakili oleh Perwira Pembantu V Strategi Operasi dan Diplomasi Staf Operasi Angkatan Laut, Kolonel Laut (P) Alfred Daniel Matthews; dan Perwira Pembantu II Multilateral V Staf Operasi Angkatan Laut, Mayor Laut (P) Anugrah Aldino Putra.

Baca Juga: Kapuspen TNI Minta Masyarakat Lapor Polisi Militer jika Ada Prajurit yang Terlibat Tambang Ilegal

"Situasi perkembangan lingkungan strategis dunia sedang dinamis, untuk menghadapi situasi tersebut, negara-negara yang tergabung dalam forum (WPNS) berkumpul untuk membahas permasalahan bidang maritim, khususnya di kawasan Indo-Pasifik," bunyi keterangan TNI AL, dikutip Senin (9/6).

Kemudian, disebutkan pula TNI AL akan menjadi tuan rumah pada kegiatan latihan penanggulangan ranjau di wilayah Pasifik Barat (MCMEX) dan penyelaman (DIVEX) yang merupakan latihan militer multilateral WPNS, pada 2028 mendatang.

Setahun setelahnya, yakni pada 2029, TNI AL juga akan menjadi tuan rumah untuk kegiatan Seminar Kesehatan Angkatan Laut (WPNS Naval Medicine).

Baca Juga: TNI AD Beberkan Konsep Pengembangan dan Penataan Struktur Organisasi

Simposium di Kanada Hasilkan Sejumlah Rekomendasi

Adapun selama forum WPNS berlangsung di Victoria, Angkatan Laut Kanada menyampaikan tentang kolaborasi atau kerja sama maritim antar-negara untuk menjaga kelestarian kehidupan di laut.

Ketiga pilar itu meliputi pemahaman (understand); promosi (promote); dan dukungan (support) yang mengandung makna tentang pentingnya kerja sama dan saling menghormati antar-angkatan laut.

Dalam forum WPNS tersebut juga dihasilkan 2025 beberapa poinrekomendasi untuk dibawa pada kegiatan WPNS 2026 dan simposium WPNS ke-20 yang akan dilaksanakan di Tahiti, Polinesia Prancis, pada 2026. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.