TNI AL Akan Rehabilitasi Rumah Dinas Prajurit

Jakarta, IDM – TNI AL akan melakukan rehabilitasi rumah dinas prajurit melalui bantuan corporate social responsibility (CSR).
Hal tersebut disepakati dalam penandatangan nota kesepahaman oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali bersama Presiden Direktur BCA Hendra Lembong, disaksikan Menteri Pemukiman dan Kawasan Perumahan Maruarar Sirait, di Jakarta, Kamis (12/6).
Baca Juga: TNI AL Prioritaskan Sistem Pengawasan Maritim dari Produk Lokal
Ali mengatakan, nota kesepahaman ini merupakan bentuk nyata dari komitmen bersama dalam mewujudkan pencapaian sasaran strategis ketiga pembangunan kekuatan TNI dan TNI AL, yaitu terwujudnya kualitas sumber daya manusia di bidang pertahanan yang profesional dan sejahtera.
Kesejahteraan tersebut salah satunya melalui rumah dinas sebagai fasilitas penting yang sangat mempengaruhi kualitas hidup prajurit dan keluarganya.
"Kondisi hunian yang layak akan memberikan rasa aman dan nyaman sehingga prajurit dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal dalam menjaga kedaulatan NKRI di laut," kata Ali, dikutip dari laman TNI AL, Jumat (13/6).
Selain itu, Ali menyampaikan kerja sama untuk rehabilitasi rumah dinas ini akan memberikan dampak positif yang sangat signifikan bagi kualitas hidup prajurit TNI AL.
"Rehabilitasi rumah dinas akan meningkatkan kualitas hidup prajurit dan keluarganya, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan semangat dan dedikasi dalam menjalankan tugas," pungkas Ali. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































