HANKAM

TNI Akan Dilibatkan dalam Pengamanan Tambang Ilegal

Penertiban tambang ilegal
Penertiban tambang ilegal di kawasan Maluku Utara. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – TNI akan dilibatkan dalam pengamanan tambang ilegal. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Kamis (11/9).

Rapat yang dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN itu membahas agenda strategis pengamanan serta penertiban pengelolaan komoditas sumber daya alam (SDA) dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait. Kepala staf tiga matra turut hadir dalam rapat itu.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah menyatakan, kehadiran Panglima TNI pada rapat tersebut menunjukkan sikap TNI dalam pengelolaan SDA.

Baca Juga: Pomdam Jaya Beberkan Peran Oknum Prajurit TNI AD yang Terlibat Pembunuhan Kacab Bank BUMN

“Aspek pengelolaan SDA tidak hanya berdimensi ekonomi, melainkan juga bagian integral dari pertahanan nasional,” kata Freddy dalam keterangannya, Jumat (12/9).

Kapuspen TNI menyebut, sinergi antarsektor diperlukan agar pengelolaan sumber daya strategis bangsa dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan mendukung tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

“Pengelolaan yang terukur dan tepat arah mampu memperkuat fondasi ketahanan ekonomi sekaligus menjaga kedaulatan negara di tengah dinamika global yang penuh tantangan,” ujar Kapuspen TNI.

Terbaru, TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel PT Weda Bay Nickel di Halmahera Tengah, Maluku Utara dan PT Tonia Mitra Sejahtera di Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (11/9).

Satgas PKH menemukan dua perusahaan tersebut melakukan pembukaan lahan tambang di kawasan hutan tanpa izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH).

Baca Juga: Rotasi Jabatan, KSAU Pimpin Serah Terima Jabatan Komandan Kodiklatau

“Penertiban kawasan hutan tidak dilakukan secara serampangan, melainkan melalui sejumlah tahapan. Mulai dari pemanggilan untuk klasifikasi, identifikasi, hingga komunikasi lintas lembaga,” ujar Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon yang juga Wakil Ketua Pelaksana Satgas PKH.

Sebelumnya, Richard juga telah menghadiri rapat koordinasi membahas pengawasan tambang di kawasan hutan bersama Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh di Kantor Pusat BPKP, Jakarta Timur, Rabu (10/9).

Rapat tersebut membahas hasil pengawasan terhadap aktivitas pertambangan yang berada di dalam kawasan hutan. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.