HANKAM

TNI Akan Bangun Pos Baru di Jalur Sutera Nduga, Papua

Dansatgas
Dansatgas Letkol Inf Rinto Wijaya bersama Forkopimda Nduga mengecek lokasi direncanakannya pembangunan pos TNI. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - TNI akan membangun pos baru di jalur sutera, Kenyam menuju ke Batas Batu, Nduga, Papua. Hal ini dikatakan Dansatgas Yonif Raider 514/SY/9/2 Kostrad Letkol Inf Rinto Wijaya saat memantau lokasi tersebut bersama Forkopimda Nduga, Senin, (23/1) kemarin.

"Jalur Kenyam menuju Batas Batu merupakan Jalur sutera di mana akses logistik ke kota Kenyam didorong melalui jalur ini yaitu dari Pelabuhan Batas batu," kata Rinto.

Selain itu, lanjutnya selama ini logistik hanya bisa didorong melalui pesawat udara. Namun tentunya biaya operasional yang harus dikeluarkan lebih tinggi dan juga bergantung dengan kondisi cuaca.

Hal yang sama diungkapkan Bupati Nduga, Namia Gwijangge yang ikut mengecek rencana lokasi pembangunan Pos TNI. Menurutnya jalur Kenyam-Batas Batu merupakan jalur sentral jadi perlu adanya Pos TNI.

"Sehingga kegiatan distribusi logistik dapat berjalan dengan lancar dan aman, sopir-sopir, masyarakat dapat melewati jalan dengan tenang, tidak takut lagi akan adanya orang atau kelompok tertentu yang akan mengganggu karena adanya pos keamanan," katanya.

Baca: Penghargaan untuk KSAU, Diangkat Jadi Warga Kehormatan hingga Dapat Brevet Marinir TNI AL

Selain rencana pembangunan pos TNI, ada juga pembangunan progam air bersih yang berada di Kuari Atas.

"Pembangunan sudah berjalan satu bulan dan diharapkan selesai sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan. Progam air bersih merupakan salah satu progam prioritas yang saat ini sedang fokus dikerjakan oleh pemerintah daerah untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat di Distrik Kenyam sehingga tidak bergantung lagi dengan air hujan," kata Bupati Namia Gwijangge. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.