TNI Ajak Mahasiswa Sukseskan Program Ketahanan Pangan

Jakarta, IDM – TNI dari Kodam V/Brawijaya mengajak dan merangkul mahasiswa untuk terlibat dalam program ketahanan pangan khususnya di Jawa Timur.
Hal ini dipastikan dalam deklarasi dukungan pelaksanaan program pemerintah, khususnya ketahanan pangan saat acara bertajuk halal bihalal di Kecamatan Genteng, Kota Surabaya pada Senin (28/4).
Baca Juga: KSAD: TNI AD Terbuka Terima Ide dan Gagasan Bersifat Menyejahterakan
Dilansir keterangan dari Pendam V/Brawijaya, Selasa, (29/4) acara tersebut dihadiri oleh mahasiswa di Jatim dan mampu menampung aspirasi, sekaligus meningkatkan sinergitas.
Pada kesempatan itu pula, Kapok Sahli Pangdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arinto memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan, hingga pentingnya kolaborasi mahasiswa dalam menyukseskan ketahanan pangan di Jatim.
“Sebab, mahasiswa ini juga memiliki peranan penting terutama dalam pembangunan dan kemajuan daerah,” kata Brigjen TNI Singgih.
Baca Juga: Pesawat CASA TNI AL Perkuat Pengamanan Perbatasan RI-PNG
Provinsi Jawa Timut, kata Kapok Sahli, saat ini menjadi lumbung padi terbesar di Indonesia. Maka dari itu, ia mengajak semua pihak, tanpa terkecuali mahasiswa untuk ikut berpartisipasi.
“Untuk itu, harus kita pertahankan dan kita tingkatkan agar program Pemerintah berjalan lancar,” jelasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































