HANKAM

TNI AD Wujudkan Mimpi Warga Punya Jembatan setelah 20 Tahun Menanti

Jembatan Garuda Merah Putih
Jembatan Garuda Merah Putih di atas Sungai Loguk diresmikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin. (Foto: Dok. Kodam IV/Diponegoro)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat dari Kodam IV/Diponegoro akhirnya mewujudkan mimpi warga Dukuh Kedungmojo, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah memiliki jembatan setelah 20 tahun menanti.

Baca Juga: Berhasil Terbang Solo, Dua Penerbang Skadron Udara 15 Raih Badge Hawk Sierra

Dilansir dari keterangan Penkodam IV/Diponegoro, Jumat (4/9), penantian panjang itu akhirnya berbuah nyata setelah Jembatan Garuda Merah Putih di atas Sungai Loguk resmi digunakan. Jembatan tersebut diresmikan langsung Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin untuk menghubungkan Desa Tanjungrejo dengan Desa Klaling.

Achiruddin menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. TNI Angkatan Darat melalui jajaran Kodam, Korem dan Kodim turut mendukung program tersebut dengan memprioritaskan pembangunan di wilayah yang benar-benar membutuhkan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Hingga saat ini, Kodam IV/Diponegoro bersama jajarannya telah menyelesaikan pembangunan 311 jembatan di berbagai wilayah. Pembangunan tersebut akan terus dilanjutkan dengan target sedikitnya 100 jembatan tambahan di wilayah Jawa Tengah," katanya.

Baca Juga: Dangrup 3 Tempur Pimpin Sertijab Komandan Skadron Udara 15

Bagi masyarakat, lanjut Achiruddin, jembatan tersebut bukan sekadar konstruksi beton. Akses yang sebelumnya terbatas kini menjadi jalur yang dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas kendaraan dan distribusi hasil pertanian. Kemudahan akses itu diharapkan ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.