TNI AD Turunkan 2 Kompi Pasukan, Cegah Bentrok Warga di Makassar

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam XIV/Hasanuddin menurunkan sejumlah pasukan cegah bentrok antara kelompok warga Sapiria dan Borta yang terjadi di kawasan Pekuburan Baroanging, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (18/11).
Dilansir dari keterangan Penkodam XVI/Hasanuddin, Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan pihaknya menyiagakan total 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) Yonkav 10/Mendagiri dan 1 SST Kodim 1408/Makassar guna pengamanan di lokasi kejadian.
Baca Juga: Ikuti Latihan Komando Gabungan TNI, Ratusan Prajurit Yonif 501 Kostrad Tiba di Babel
"TNI hadir untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga, melindungi masyarakat, dan mencegah jatuhnya korban," kata Bangun.
Lebih lanjut Bangun juga memerintahkan seluruh prajurit agar bertindak cepat, profesional, serta mengutamakan keamanan dan keselamatan rakyat dalam setiap tindakan di lapangan.
Baca Juga: Kerahkan F-16 Fighting Falcon, TNI AU Uji Fungsi hingga Akurasi Bom BNT-250 Karya Anak Bangsa
Hingga saat ini, situasi di lokasi telah berangsur kondusif, prajurit Kodam XIV/Hasanuddin terus melakukan pemantauan ketat, patroli, serta koordinasi dengan aparat terkait dan tokoh masyarakat untuk mencegah potensi bentrok lanjutan.
Bangun mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat keamanan demi terjaganya stabilitas, ketertiban, dan keselamatan bersama. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































