TNI AD Terjunkan Ratusan Prajurit Bersihkan Pasar di Aceh Tamiang

Jakarta, IDM – TNI AD menerjunkan ratusan prajurit dari Yonif 115 untuk melaksanakan kegiatan pembersihan area pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Kegiatan ini sebagai upaya membantu percepatan pemulihan aktivitas masyarakat pascabencana banjir.

Dilansir dari keterangan Dispenad, Senin (29/12), kegiatan pembersihan difokuskan pada lapak pedagang, saluran drainase, serta area umum pasar yang dipenuhi lumpur dan sisa material banjir.
Baca Juga: Hadapi Medan Curam, Yon Parako 481 Pasgat Evakuasi WNA Korban Kecelakaan di Pegunungan Cyclop
"Dengan peralatan sederhana, para prajurit bekerja secara gotong royong agar pasar kembali bersih, aman, dan layak digunakan sehingga aktivitas perdagangan dapat segera berjalan normal," tulis keterangan Dispenad.

Kehadiran prajurit TNI AD di tengah kegiatan pembersihan memberikan semangat dan rasa aman bagi para pedagang. Pasar sebagai pusat perekonomian rakyat memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan masyarakat, sehingga pemulihannya menjadi prioritas utama pascabencana.
Baca Juga: TNI-Polri Bersinergi Bangun Jembatan Darurat di Agam, Warga Terisolasi Kembali Terhubung
"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan pengabdian TNI Angkatan Darat kepada masyarakat, sekaligus bentuk sinergi dalam mendukung pemerintah daerah mempercepat pemulihan ekonomi dan kondisi sosial warga terdampak banjir," jelas keterangan Dispenad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































